Selasa , 23 April 2019
Home / Metropolis / Belum Ada Upaya Tertibkan Gepeng

Belum Ada Upaya Tertibkan Gepeng

PENGEMIS: Salah Satu pengemis yang berkeliaran di persimpangan traffic light Kota Bengkulu. Mereka berdandan nyentrik untuk menarik simpati para pengendara. (foto: bayu/rb)

BENGKULU – Gelandangan dan pengemis (gepeng) sepertinya selalu menjadi PR yang sulit diselsaikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Sebab sampai saat ini masih banyak gepeng yang berkeliaran meminta-minta uang terutama di beberapa persimpangan taffic light atau lampu merah.

Seperti yang terpantau RB, di kawasan lampu merah simpang Skip dan Simpang Lima Kamis, (28/3). Seorang anak yang memakai kostum Batman serta ada juga yang menggunakan kostum boneka sambil berharap uang receh dari para pengendara yang berhenti. “Kalau sedang lampu hijau membahayakan dia (gepeng) karena banyak kendaraan yang melaju kencang. Sebaiknya ditertibkan di berikan pembinaan,” kata Febrianto (34) salahsatu pengendara warga Jalan Cendrawasih Kebun Geran.

Terkait hal itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) kota Syahrul Tamzie mengatakan, sebenarnya pihaknya telah melakukan berbagai macam upaya untuk menanggulangi gepeng. Termasuk selalu memantau disetiap persimpangan lampu merah namun lepas dari kejaran.

“Sepertinya gepeng sudah mengetahui setiap kami akan melakukan operasi penertiban, jadi saat di lokasi para gepeng sudah tidak ada lagi di tempat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sangat berterimakasih kepada masyarakat yang selalu memeberikan kami informasi tentang keberadaan gepeng yang banyak meresahkan terutama para pengguna jalan. “Kami akan selalu terbuka untuk setiap laporan yg di berikan kepada kami terutama keberadaan gepeng. Selanjutnya kami akan lebih berupaya lagi untuk menertibkannya,” jelasnya.

Disisi lain Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi menyampaikan, akan terus berkoordinasi dengan Dinsos untuk mengatasi masalah yang sudah cukup akut untuk Kota Bengkulu. “Kami selalu siap untuk bertindak tegas menertibkan gepeng, terutama yang berada di persimpangan lampu merah. Karena keberadaan mereka sangat berbahaya dan bisa mengganggu aktifitas pengguna jalan,” pungkasnya.(cw2)

Berita Lainnya

Honorer Pemprov Dapat THR

BENGKULU – Sama dengan PNS, honorer Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tahun ini juga mendapatkan Tunjangan ...

error: Content is protected !!