Sabtu , 21 September 2019
Home / Pemilu / DPD Tidak Boleh Bawa Atribut Parpol

DPD Tidak Boleh Bawa Atribut Parpol

Darlinsyah

BENGKULU – Sebanyak 11 calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Provinsi Bengkulu diberi waktu 21 hari oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu untuk melaksanakan kampanye rapat umum. Kampanye akbar ini harus dilaksanakan secara mandiri oleh para calon DPD tanpa melibatkan atribut parpol maupun capres dan cawapres.

“Untuk kampanye calon DPD, apapun bentuknya tidak boleh bersamaan dengan caleg atau parpol maupun capres-cawapres,” kata komisioner KPU Provinsi Bengkulu Darlinsyah.

Darlinsyah menerangkan bahwa 11 calon DPD RI dapil Provinsi Bengkulu memiliki waktu 21 untuk menggelar kampanye rapat umum di lokasi kampanye yang sudah ditetapkan oleh KPU Provinsi Bengkulu, 24 Maret-13 April 2019. Berdasarkan Surat keputusan (SK) Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bengkulu Nomor: 24/ Hk.3.1-Kpt/17/Prov/III/2019 Tentang Penetapan Jadwal dan Lokasi Kampanye Rapat Umum Pemilihan Umum Tahun 2019 di Tingkat Provinsi Bengkulu, ada 184 lokasi kampanye rapat umum tersebar di 10 kabupaten/kota.

“Sampai hari ini untuk kampanye calon DPD belum ada yang menyampaikan surat pemberitahuan,” terang Darlinsyah.

Pemberitahuan kepada pihak kepolisian, sambungnya, wajib dilakukan oleh para calon DPD dan parpol yang akan melaksanakan rapat umum. Juga harus menjaga ketertiban, menciptakan situasi kondusif, dan memberikan pendidikan politik yang baik kepada warga saat melaksanakan rapat umum. “Atribut di luar parpol yang sedang melaksanakan kampanye itu dilarang dipasang di lokasi kampanye. Tetapi untuk kampanye capres-cawapres diperbolehkan ada atribut parpol selama itu parpol koalisi,” bebernya.

Darlinsyah menambahkan KPU berkewajiban untuk menetapkan lokasi dan jadwal kampanye. Hanya saja apakah mau digunakan atau tidak, itu tergantung parpol maupun calon bersangkutan. Melalui kampanye rapat umum tanpa membatasi jumlah peserta ini diberikan seluas-luasnya bagi parpol dan calon untuk menyampaikan visi misinya. “Jatah kampanye rapat umum calon DPD, masing-masing-masing parpol, capres-cawapres sudah ada, tinggal lagi mau atau tidak digunakan,” bebernya.(key)

Berita Lainnya

Wapada Adu Domba

PELABAI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, ...

error: Content is protected !!