Rabu , 19 Juni 2019
Home / Breaking News / Gubernur Berharap AIUA Dorong IAIN Segera Jadi Universitas

Gubernur Berharap AIUA Dorong IAIN Segera Jadi Universitas

SIMBOLIS : Foto bersama usai penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan universitas-universitas Islam se ASEAN, Kamis (28/3). (foto : hasrul/rb)

BENGKULU– Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA berharap kegiatan The 10th Meeting Of Asian Islamic Universities Association (AIUA) 2019 menjadi pendorong meningkatnya status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu menjadi Universitas. Ini disampaikan Rohidin saat pembukaan acara yang dilaksanakan di Grage Hotel Bengkulu, Kamis (28/3) pagi.

Dikatakan Rohidin, peningkatan status IAIN menjadi universitas akan menjadi sangat penting dalam hal perkembangan kampus tersebut. Maka dari itu, diharapkan salah satu poin dalam pertemuan yang diikuti berbagai negara tersebut dapat dimasukkan mendorong peningkatan status menjadi universitas itu. “Untuk syarat-syaratnya sebetulnya sudah disiapkan oleh Pak Rektor IAIN, namun memang saat ini masih moratorium. Namun harapan saya agar bisa dimasukkan poin untuk mendorong pada pertemuan yang sangat penting ini,” kata Rohidin.

Rohidin mengatakan, pertemuan yang diikuti dari berbagai negara ini suatu hal yang penting dalam rangka perkembangan ilmu pengetahuan dan ajang silaturahim serta menjadi media untuk saling menguatkan komitmen dan eksistensi perguruang tinggi di kawasan Asia. “Disamping itu juga media bagi daerah untuk mempromosikan Bengkulu ini,” paparnya.

Presiden of Asean Islamic University Association, Prof. Dr. Yudian Wahyudi,MA mengatakan yang paling utama pada pertemuan kali ini adalah dalam rangka realisasi program kerja yang sudah dibicarakan dan dibahas sebelumnya yakni menyangkut jaminan mutu, penerbitan jurnal, ditambah dengan training-training quality.

“Kita melihat yang paling penting, kelemahan mutu pendidikan islam, jaminan mutu internasional. Kemudian juga mengenai penerimaan anggota baru, sudah melebar, bukan hanya ASEAN tetapi Asia. Yang baru misalnya seperti Filipina, Bangladesh, dan Maladewa, diharapkan dari sini betul-betul menghasilkan organisasi se ASIA,” sampainya.

Dia mengatakan, dengan kegiatan ini tentunya akan semakin dapat mengangkat potensi-potensi baik kalangan dosen maupun mahasiswa. Karena memang dengan program pertukaran mahasiswa tersebut tentunya suatu hal yang baik untuk semakin berkembang. “Mengangkat potensi, dosen-dosen dan mahasiswa,” paparnya.

Sementara itu, Rektor IAIN Bengkulu, Prof. Dr. Sirajuddin, M, M.Ag, MH mengutarakan jika kegiatan ini dalam rangka terus melaju dan melangkah kearah yang lebih baik. Dan dapat terlihat pada pertemuan yang ke-10 ini paling ramai selama kegiatan dilangsungkan.

“Dalam rangka menuju ke yang lebih baik dan kali ini digelar yang teramai selama pelaksanaan yang ke-10, kedepan lebih banyak lagi dan menambah anggota. Dan juga sudah ada tawaran dari Malaysia untuk pertemuan kedepan pada November 2019 mendatang,” sampai Sirajuddin,

Sirajuddin juga menghaturkan terima kasihnya kepada Presiden Of AIUA yang terus mendorong dalam hal peningkatan kualitas. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat strategis dalam membangun peradaban di masa mendatang. “Terima kasih kepada presiden, pendorong dalam rangka peningkatan kualitas, ini sangat strategis membangun peradaban kedepan,” pungkasnya.

Selain pembukaan pada kesempatan juga dilakukan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) dengan universitas-universitas Islam se ASEAN. Perjanjian kerjasama tersebut meliputi bidang pendidikan, pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen dan penelitian.

Acara juga dihadiri Direktur Bidang Kerjasama Sosial Budaya ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Riaz Janwar Putra Saehu. Kemudian untuk keynote speaker yakni Mr. Tan Sri Prof Dr. Nordin Kardi dari University Sultan Azlan Shah, Malaysia, Mr. Abdulla Mustaq Maldives Rector Of Avid College, Maldives, dan Dr. H. Nandang Najmul Munir, MS rector of universitas Islam 45 Bekasi. (zie)

Berita Lainnya

KONI Support Atlet Karate ke SEA Games

BENGKULU – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu akan melepas secara resmi atlet Karate ...

error: Content is protected !!