Kamis , 25 April 2019
Home / Metropolis / Tersandung Hukum,Bisa UNBK Susulan

Tersandung Hukum,Bisa UNBK Susulan

FOKUS: Pelajar SMK di Kota Bengkulu terlihat fokus mengerjakan soal UNBK belum lama ini. (foto : yunike/rb)

BENGKULU –  Siswa peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang belum sempat mengikuti ujian 25-28 Maret karena alasan sakit atau terkendala sesuatu masih diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian susulan. Pelaksanaan UNBK susulan SMK serentak dengan UNBK SMA, 15-16 April.  Termasuk diantaranya yang tersandung kasus hukum.

Ketua Ujian Nasional Provinsi Bengkulu R Wahyu DP mengatakan bagi siswa SMK yang sakit atau terkendala sesuatu untuk hadir pada saat UNBK lalu, masih bisa mengikuti UNBK susulan. Termasuk 2 siswa yang sedang tersandung kasus hukum di Kabupaten Seluma. Selama kedua siswa ini mengusulkan untuk mengikuti ujian susulan dan diizinkan lembaga terkait. Namun bila keduanya tidak mengajukan usulan dianggap mengundurkan diri.

“Ada 143 siswa SMK yang sudah terdaftar sebagai peserta ujian, DO dengan berbagai alasan,” kata Wahyu.

143 siswa SMK DO ini, terangnya, tersebar di Kota Bengkulu sebanyak 54 siswa dari jumlah peserta terdata di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu ada 2.323 orang, 8 siswa DO dan 1 mengundurkan diri di Kabupaten Bengkulu Utara dari total peserta sebanyak 1.231 orang, 51 siswa DO di Rejang Lebong dari total peserta 1.264 orang, 7 siswa DO di Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) dari 581 peserta.

Kemudian, di Kabupaten Seluma ada 1 siswa DO dan 2 orang tersandung hukum dari jumlah peserta terdata sebanyak 564 orang, di Kaur sebanyak 6 siswa DO dari total 395 peserta UNBK, di Mukomuko sebanyak 4 siswa DO dari total peserta UNBK 531 orang, di Lebong ada 4 siswa DO dari total 546 peserta, di Kepahiang ada 6 siswa DO dari jumlah peserta UNBK sebanyak 473 orang, dan di Benteng ada 1 peserta mengundurkan diri dari total peserta 178 orang.

“Untuk pengumuman kelulusan diperkirakan 6-9 Mei yang akan datang. Kita juga masih menunggu jadwal pastinya,” terangnya. Ditambahkan oleh Sekretaris Ujian Nasional Provinsi Bengkulu Syaiful Amri, sementara ini dari data yang masuk ke panitia ujian ada sekitar 5 siswa SMK akan mengikuti UNBK susulan 15-16 April mendatang. Terdiri dari 3 peserta UNBK di Kota Bengkulu yang sakit pada saat ujian. Lalu 2 siswa lagi yang tersandung hukum di Seluma.

“Walaupun selama UNBK utama tidak pernah hadir namun jika dia masih mau ujian, haknya tetap kita berikan ujian susulan karena perintah POS UN. Termasuk yang di Seluma tapi jika orang ini mengusulkan,” demikian Syaiful.(key)

 

Berita Lainnya

Jelang Mutasi, Pejabat Pemkot Dikumpulkan

BENGKULU – Secara mendadak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon, MPd Rabu (24/4) pagi memanggil ...

error: Content is protected !!