Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Masih Ada Pedagang Pasar Ampera Bandel, Lapak Belum Terisi Penuh

Masih Ada Pedagang Pasar Ampera Bandel, Lapak Belum Terisi Penuh

KOSONG: Masih ada sejumlah lapak baru di Pasar Ampera belum ditempati pedagang. (foto : rio/rb)

PASAR MANNA –Upaya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Bengkulu Selatan (BS) segera menjadikan Pasar Ampera tertib aturan, namun masih ada pedagang yang Bandel. Mereka enggan tempati lapak baru yang telah disiapkan Disperindagkop.

Pada awal tahun 2019 Disperindagkop Bengkulu Selatan telah melakukan berbagai solusi untuk jadikan Pasar Ampera tertib dari pedagang liar yang masih bandel. Termasuk membangun 60 lapak baru yang lokasinya berada di tengah pasar.

Pembangunan lokasi baru itu, tidak lain untuk mengatasi pedagang yang masih jualan di badan jalan. Namun, dari pantauan RB masih ada sejumlah pedagang yang membandel berjualan di badan jalan dan tidak menunggu lapak yang telah disediakan Disperindagkop.

Sementara itu Kadisperindagkop Bengkulu Selatan Herman Sunarnya, SH, MH dikonfirmasi, menjelaskan untuk 60 lapak ukuran 2×4 meter yang baru dibangun tersebut semua sudah ada yang punya. Hanya saja, masih ada beberapa lapak yang belum ditunggu. Lantaran masih ada lapak yang belum selesai dibangun.

“Itu sebenarnya sudah ada yang punya. Tapi kita kurang lapaknya. Masalah belum ditunggu mungkin saja sekarang masih tahap pekerjaan lapak yang belum selesai,’’ ujar Herman.

Untuk retribusi sewa lapak, lanjut Herman, masalah itu urusan pengelola Pasar Ampera. Tapi harapannya, dengan tersedia lapak baru, kesadaran pedagang semakin tinggi tak berjualan di badan jalan.

‘’Sewa lapak itu ada. Namun semuanya diserahkan kepada pengelola pasar, dan kami berharap para pedagang tidak lagi jualan disembarang tempat,” demikian Herman.(tek)

 

Berita Lainnya

Asik Berduaan, Oknum Kades Sukarami Diamankan Warga

AIR NIPIS – Bukannya memberikan contoh yang baik pada warganya, Median (35) Kades Sukarami, kecamatan ...

error: Content is protected !!