Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Seluma / Perintah Bupati Dicueki, Baru Lima Proyek Lelang

Perintah Bupati Dicueki, Baru Lima Proyek Lelang

SELUMA – Instruksi Bupati Seluma, H. Bundra Jaya, SH, MH supaya mempercepat pembangunan, sepertinya diabaikan oleh pejabat di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Buktinya, hingga Minggu (31/4) baru lima proyek konsultasi yang dilelang oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Seluma. Lantaran OPD belum memasukkan berkas pelelangan proyeknya ke instansi terkait. Padahal APBD 2019 Seluma sudah disahkan sejak November tahun lalu.

Sekda Seluma, Irihadi M. Si mengatakan dia terus mengingatkan Kepala OPD untuk serius dalam bekerja. Supaya segera menyampaikan berkas persyaratan lelang ke ULP.  “Hampir setiap ada kegiatan rapat, seluruh OPD selalu saya ingatkan. Tapi hingga kini belum juga ada tindakan,” ucap Irihadi.

Selaku Sekda dia tetap berprasangka baik. Bahwa kepala OPD tidak sengaja untuk memperlambat proses tahapan kegiatan lelang ini.  “Tidak boleh sengaja diperlambat, nanti ujung-ujungnya pekerjaan tersebut tidak selesai. Yang akhirnya berujung temuan,” kata Irihadi.

Lima paket kegiatan yang dilelang itu bisa dilihat di website LPSE Kabupaten Seluma. Diantaranya pengawasan peningkatan jembatan Air Hitam dengan pagu anggaran Rp 199 juta, pengawasan peningkatan jalan Nasional simpang Niur- Padang Pelawi sebesar Rp 179 juta. Paket jasa Konsultan pengawasan pembangunan GOR sebesar Rp 398 juta. Lalu pengawasan peningkatan jalan Talang Saling- Rumah Dinas Rp 500 juta dan pengawasan peningkatan jalan Pasar Tais- Pasar Seluma sebesar Rp 150 juta.

Parahnya, masih banyak OPD yang belum menyelesaikan Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP).  Dari total 43 OPD di Kabupaten Seluma, baru 21 OPD yang menayangkan  SIRUP. Dari data SIRUP 21 OPD itu ada 1.110 kegiatan fisik dan non fisik.

“Kepada OPD yang belum menayangkan paket pekerjaannya, saya imbau untuk segera menyampaikan dan menginputnya di SIRUP. Karena sesuai instruksi pak Bupati, April ini harus sudah dilakukan lelang. Mei pekerjaan itu harus sudah dimulai,” sampai Irihadi.(aba)

Berita Lainnya

Nelayan Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SELUMA SELATAN – Okta Wandika (19) nelayan tradisional, warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, ...

error: Content is protected !!