Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Seluma / Takut Dirazia Polisi, Pemilik Warem Nekad Bongkar Sendiri

Takut Dirazia Polisi, Pemilik Warem Nekad Bongkar Sendiri

BONGKAR WAREM: Pemilik warem membongkar sendiri warem miliknya, yang diawasi Bhabinkamtibmas Polsek Talo, Sabtu (31/3). (foto : yayan/rb)

TALO – Mendengar informasi operasi penyakit masyarakat (pekat) yang akan digelar Polsek Talo Minggu (31/3) , pemilik warung remang-remang (Warem) bergegas membongkar bangunannya. Mereka takut barang dagangannya disita oleh petugas. Pembongkaran warem ini diawasi oleh Bhabinkamtibmas. Kapolres Seluma, AKBP. I Nyoman Merthadana, S.Ik melalui Kapolsek Talo, Iptu. Sodri, S.Sos, menjelaskan keberadaan warem di wilayah hukum Polsek Talo terus dikeluhkan masyarakat. Mereka meminta supaya warem itu dibongkar.

“Memang beberapa hari sebelum rencana kita akan melakukan Ops. Pekat ini kita telah beritahukan ke pemilik, agar membongkar sendiri. Mereka mengikuti imbauan kita, sehingga Ops. Pekat hari ini (kemarin,red) batal kita lakukan,” Sodri.

Dari pendataan, di wilayah hukum Polsek Talo berdiri lima warem yang setiap malam ramai dikunjungi masyarakat. Bukan hanya orang dewasa, banyak ditemui anak usia remaja bahkan yang masih berstatus pelajar nongkrong di warem. Hal ini, sangat diresahkan oleh masyarakat, terutama ibu-ibu yang khawatir anaknya terjerumus pergaulan tidak sehat. “Semua pemilik warem telah membuat pernyataan bermaterai Rp 6 ribu, yang isinya berjanji tidak akan mendirikan atau membuka warem lagi. Pernyataan ini akan menjadi pegangan kita, jika mereka terbukti kembali mendirikan warem, maka akan kita proses hukum,” jelas Sodri.

Kepala Desa (Kades) Sukabulan, Kecamatan Talo Kecil, Ripi Haryadi, S.IP mengapresiasi langkah yang diambil Polsek Talo. “Kedepan kami juga akan trus mengawasi. Jika ada warem yang buka kembali, kami akan kordinasikan dengan Polsek Talo, untuk dilakukan penindakan. Kami ingin di wilayah kami ini bersih dari hal yang berbau maksiat, seperti warem ini,” sampai Ripi. (aba)

Berita Lainnya

Perda Mandul, Hewan Ternak Berkeliaran

SELUMA – Tidak dianggarkannya operasional penertiban hewan ternak dalam APBD 2019, membuat Satuan Polisi Pamong ...

error: Content is protected !!