Senin , 22 April 2019
Home / Daerah / Lebong / 92 Mobila Dinas Wajib Dikandangkan

92 Mobila Dinas Wajib Dikandangkan

DIKANDANGKAN: Segelintir mobnas yang akan dilelang yang sudah dikandangkan Bidang Aset, BKD Lebong hingga Senin (1/4).

PELABAI – Seluruh mobil dinas (mobnas) yang diusulkan dihapus dari daftar aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, harus dikandangkan dulu. Artinya masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengusulkan penghapusan aset bergerak itu wajib menyerahkan mobnas terkait ke Bidang Aset, Badan Keuangan Daerah (BKD). ‘’Paling telat Jumat, 12 April seluruh mobnas yang hendak dihapus dari aset harus kami terima,’’ ujar Kabid Aset BKD Lebong, Rizka Putra Utama, M.Si kepada RB.

Mobnas itu harus dikandangkan karena hendak dilakukan penghitungan harga oleh Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) sebagai syarat pralelang. Termasuk penghitungan nilai pajaknya. Tidak hanya fisik mobilnya, seluruh OPD pemilik Kartu Inventaris Barang (KIB) juga harus menyerahkan dokumen kendaraan berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). ‘’Mobil yang akan dilelang harus lengkap, dalam artian sesuai dengan kondisinya saat ini,’’ terang Putra.

Diharapnya tidak ada satupun OPD yang mengurangi atribut kendaraan. Seluruh mobnas itu akan dikandangkan di halaman Sekretariat Kabupaten (Setkab) Lebong dengan pertimbangan keamanan. Namun teknisnya masih menunggu tanda tangan Penjabat Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lebong, Drs. Dalmuji Suranto terkait surat perintah pengumpulan mobnas.

‘’Suratnya sudah kami naikkan ke Pak Sekda. Karena beliau (Sekda, red) sedang mengikuti lelang jabatan sekkab di Bengkulu,  kemungkinan besok (hari ini, red) baru ditandatangani,’’ ungkap Putra.

Dalam surat tersebut dijabarkan, mobnas yang akan dilelang itu sudah bisa diserahkan masing-masing OPD ke Bidang Aset terhitung Kamis (28/3). Rencana lelang 92 mobnas itu telah disetujui Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si. Bahkan tim penghapusan atau penjualan kendaraan dinas sudah terbentuk. ‘’Tetapi dari 92 unit kendaraan yang diusulkan, belum tentu semuanya disetujui untuk dilakukan penghapusan aset,’’ tutur Putra.

Tim penghapusan aset dari internal Pemkab Lebong akan mengevaluasi setiap usulan guna dilakukan penilaian layak tidaknya mobnas itu dihapus. Penghapusan aset itu bertujuan untuk menertibkan seluruh aset bergerak di Kabupaten Lebong. Mengingat beberapa kendaraan dinas yang diusulkan lelang itu sudah dalam kondisi rusak berat, bahkan mesinnya mati total. ‘’Disisi lain, hasil lelang kendaraan dinas ini diharap mendongkrak pendapatan daerah,’’ tutup Putra.

Pantauan RB, mobnas yang dalam keadaan rusak berat didominasi kendaraan operasional Dinas Kesehatan (Dinkes). Yakni kendaraan Puskesmas Keliling (Pusling) yang umumnya hasil pengadaan tahun 2003. Termasuk beberapa truk di lingkungan Setkab Lebong yang mesinnya sudah mati total.(sca)

Berita Lainnya

Basarnas Bantu Pencarian Bocah Hanyut

AMEN – Upaya pencarian terhadap Rahmat Gatra Putra Maresta (5), warga Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko ...

error: Content is protected !!