Sabtu , 20 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Rawan Kecelakaan,Warga Keluhkan Jalan Rusak

Rawan Kecelakaan,Warga Keluhkan Jalan Rusak

RAWAN: Jalan Desa Pekalongan yang rusak dan berlubang, menjadi keluhan warga dan pengendara yang melintas, karena rawan kecelakaan. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Warga Kecamatan Ujan Mas dan Merigi mengeluhkan kondisi jalan provinsi di desa tersebut, yang hingga saat ini rusak dan berlubang. Khususnya jalur mulai dari perbatasan Kabupaten Rejang Lebong, hingga Desa Pekalongan, Kecamatan Ujan Mas. Jalan yang sempit tersebut nyaris tak menyisakan permukaan datar, dikarenakan rusak parah dengan lubang menganga di badan jalan.

“Sudah hampir 2 tahun terakhir ini jalan tersebut tidak diperbaiki. Padahal sebelumnya ada pengerjaan pembangunan dan perbaikan jalan. Namun pembangunan hanya dilakukan di beberapa titik saja,” ungkap Gun (37), warga Desa Pekalongan, Senin (1/4).

Kondisi jalan yang semakin lama semakin rusak tersebut, dikhawatirkan masyarakat sekitar akan berdampak pada kecelakaan lalu lintas. Pasalnya sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas dari kendaraan yang melintasi kawasan tersebut.

“Jalannya sempit dan padat kendaraan, ditambah lagi berlubang. Sudah sering kendaraan yang melintas kawasan tersebut terpeleset dan jatuh, khususnya ketika hari hujan, jalan tersebut sangat rawan kecelakaan,” jelas Gun.

Sementara Basri (30), warga Desa Teladan, Kecamatan Rejang Lebong yang kerap melintasi jalan tersebut mengeluhkan kondisi jalan yang semakin hari semakin rusak. Basri yang merupakan ASN di Pemkab Kepahiang ini mengatakan, sudah sering dirinya melihat pengendara motor yang jatuh terpeleset ketika melintasi jalan tersebut.

“Apalagi musim hujan belakangan ini, sering sekali pengendara yang jatuh. Khususnya pengendara yang dari arah Kepahiang menuju Kota Curup. Karena jalannya selain sempit dan berlubang, juga sangat licin karena kondisinya menurun,” ungkapnya.

Untuk itu, Basri yang setiap harinya bolak balik Kepahiang – Curup tersebut, berharap pemerintah bisa mengambil kebijakan atas banyaknya kondisi jalan yang rusak tersebut. “Saya tidak tahu apakah ini jalan milik provinsi atau kabupaten, yang jelas saya berharap pemerintah bisa segera memperbaikinya. Saya pikir warga serta pengendara lainnya setuju, jika jalan ini diperbaiki karena akan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” pungkas Basri. (sly)

Berita Lainnya

Ada Potensi Bencana, BPBD Bentuk Desa Siaga Bencana

KEPAHIANG – Kondisi geografis Kabupaten Kepahiang yang berada dalam zona merah gempa bumi dan ring ...

error: Content is protected !!