Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Borgol / Suami Mendekam di Lapas, Istri Tertangkap Edarkan Sabu Bersama Dua Narapidana

Suami Mendekam di Lapas, Istri Tertangkap Edarkan Sabu Bersama Dua Narapidana

PENGEDAR SABU : Tiga tersangka pengedar sabu, VM, JK dan IS yang diamankan Badan Narkotika Nasional Kota Bengkulu. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU – Seorang ibu muda VM (23) warga Gang Setia RT 6 Kelurahan Padang Serai Kecamatan Kampung Melayu dan dua orang pria yang berstatus narapidana di Lapas Klas IIA Bentiring terjerat kasus narkoba jenis sabu. Ketiganya ditangkap Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Bengkulu.

Dalam ekspose yang digelar BNNK pada Selasa (2/4) siang, kepala BNN Kota Bengkulu, AKBP. Alexander S Soeki, S.Sos mengatakan jika penangkapan terhadap tersangka berawal dari informasi  bahwa di kawasan  Pantai Pantai Kota Bengkulu ada transaksi narkoba.  Saat itu VM ada di lokasi dengan gerak-gerik mencurigakan. Hingga  akhirnya saat diperiksa  ditemukan satu paket narkoba jenis sabu.

Petugas kemudian mengintrogasi VM, wanita yang saat ini suaminya tengah mendekam di lapas terkait asal barang haram tersebut. Dari VM diketahui jika barang haram tersebut didapat dari warga binaan yang ada di Lapas kelas II A Bentiring berinisial, JK (37) warga Jalan Cempaka Kelurahan Kebun Beler dan IS (39) warga Kelurahan Kebun Ros.

“Cukup banyak narkoba jenis sabu yang ditemukan dari para tersangka yang dibungkus dalam beberapa paket kecil dan besar. Jika ditotal narkoba jenis sabu tersebut senilai Rp 80 juta. Ketiganya Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Alexander.

Hadir juga dalam ekspose tersebut, Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE,MM, perwakilan Pengadilan Negeri, dari pihak Balai POM, Kejaksaan, pihak pegadaian, dan segenap undangan lainnya. (zie)

Berita Lainnya

Praja Muda Cari Aman

BENGKULU – Astra Motor Bengkulu bekerjasama dengan Polsek Gading Cempaka Kota Bengkulu melakukan kampanye keselamatan ...

error: Content is protected !!