Minggu , 21 Juli 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Wartawan Laporkan KPU Mukomuko ke Bawaslu

Wartawan Laporkan KPU Mukomuko ke Bawaslu

LAPOR: Rombongan PWI Mukomuko laporkan KPU ke Bawaslu Mukomuko, Senin (1/4). (foto : peri/rb)

MUKOMUKO –KPU Mukomuko dilaporkan ke Bawaslu Mukomuko. Pelapor, adalah 15 wartawan yang bertugas di Kabupaten Mukomuko. Seluruh merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mukomuko.  Apa pasal? KPU Mukomuko diduga tak jalankan sepenuhnya Peratuan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Ini dikatakan Pemred Harian Radar Mukomuko (RM), Amris Tanjung.

Amris yang juga menjabat Ketua PWI Mukomuko itu, tidak datang melapor sendiri. Tapi turut didampingi belasan awak media lainnya. Diantaranya awak media dari Harian Bengkulu Ekspress (BE). Lalu Harian Radar Utara (RU), Rakyat Bengkulu Televisi (RBTv), Bengkulu Ekspress Televisi (BETv), bengkulu.antaranews.com, jayapos.com, dan Majalah 86 Mukomuko.

Dikatakan Amris diantara dugaan pasal-pasal dalam PKPU tersebut yang diduga dilanggar KPU Mukomuko. Antara lain pasal 38 ayat 1 yang berisikan bahwa KPU dapat memfasilitasi penayangan iklan kampanye.  Lalu di pasal 37 ayat 4, menyebutkan fasilitasi iklan kampanye sebagaimana dimaksud pada pasal 37 ayat 1 ditetapkan dalam Keputusan KPU.

“Saya sudah tanyakan ke Ketua KPU Mukomuko, tidak ada anggaran terkait iklan kampanye. Katanya, hanya ada di KPU Tingkat Provinsi dan anggarannya bersumber dari APBN,” jelas Amris saat diterima Ketua Bawaslu Mukomuko Padlul Azmi, SH didampingi Komisioner Bawaslu Amrozi, M.Pd.

Akibat dari tidak dijalankan sepenuhnya ketentuan yang diatur dalam PKPU itu, pekerja media dirugikan. Selain itu, pihaknya turut menduga, Caleg kabupaten dan Caleg provinsi dari Dapil kabupaten turut dirugikan.

“Karena tidak semua caleg ada dana untuk beriklan. Termasuk kami pekerja di media juga merasa dirugikan. Padahal informasi yang kami peroleh, ada dana iklan yang dibiayai APBN di KPU. Tapi faktanya tidak ada direalisasikan,” jelas Amris.

Ditambahkan Budi Hartono, SP dari Harian BE yang juga menjabat Sekretaris PWI Mukomuko, meminta agar Bawaslu menindaklanjuti laporan tersebut. “Kita siap dipanggil Bawaslu untuk memberikan keterangan lebih lanjut. Bahkan seluruh pekerja media khususnya yang tergabung di PWI Mukomuko siap memberikan keterangan jika sewaktu-waktu diperlukan Bawaslu,” ujar Budi.

Ketua Bawaslu Mukomuko Padlul Azmi, SH mengatakan akan memproses laporan tersebut. Tentunya sesuai dengan mekanisme. Pihaknya akan mempelajari terlebih dulu, apakah bisa dilanjutkan hingga ke persidangan. Atau dapat diselesaikan melalui mediasi.

“Bawaslu dalam menyelesaikan pengaduan tidak mesti harus sampai ke persidangan. Tapi bisa melakukan langkah pencegahan, dan mediasi. Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme, prosedur dan aturan yang ada,” kata Padlul didampingi Amrozi, M.Pd.(hue)

Berita Lainnya

Daftar Sekarang, Berangkat Haji 14 Tahun Lagi

MUKOMUKO – Daftar tunggu keberangkatan calon jamaah haji (CJH) Mukomuko, kini sudah mencapai 2.605 orang. ...

error: Content is protected !!