Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Pemda Kepahiang Usulkan Bantuan Benih Padi Untuk Tingkatkan Produksi Beras

Pemda Kepahiang Usulkan Bantuan Benih Padi Untuk Tingkatkan Produksi Beras

SAWAH: Salah satu lahan persawahan di Desa Kelobak, yang cukup potensial dalam menunjang peningkatan produksi padi di Kabupaten Kepahiang. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Kendati terletak di wilayah dataran tinggi, Kabupaten Kepahiang hingga saat ini memiliki lahan persawahan yang cukup luas.  Diketahui saat ini lahan persawahan produktif yang ada di Bumei Sehasen tersebut seluas kurang lebih 5.287 hektare.

Hanya saja luas lahan persawahan tersebut berbanding terbalik dengan produktivitas tanaman padi yang ada. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang merasa perlu terus melakukan peningkatan produksi padi daerah guna mengejar target program swasemda pangan yang tengah diinisiasi oleh Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM

Untuk itu pada tahun 2019 ini, Pemkab Kepahiang telah mengusulkan bantuan benih padi seluas kurang lebih 4.000 hektare kepada pemerintah pusat, melalui Direktorat Jenderal Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI. Usulan tersebut disampaikan sebagai salah satu langkah keterlibatan Pemkab Kepahiang dalam menyukseskan program nasional dalam rangka Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung, dan kedelai, yang diinisiasi pemerintah pusat sejak tahun 2014 lalu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang Hernawan, S.PKP mengungkapkan, usulan bantuan benih padi ini bukan baru pertama kali dilakukan oleh Pemkab Kepahiang. Pada tahun 2014 lalu Pemkab Kepahiang juga sudah mengusulkan bantuan benih padi untuk lahan seluas 5.287 hektare tersebut. Namun dari usulan tersebut hanya 865 hektare lahan persawahan yang mendapatkan bantuan benih padi dari pemerintah pusat.

“Untuk usulan tahun ini kita berharap bisa diakomodir lebih banyak lagi, minimal 20 persen dari jumlah luas areal persawahan yang kita miliki. Namun demikian, semuanya juga tergantung pada pemerintah pusat selaku yang mempunyai kebijakan,” jelas Hernawan.

Selain mengusulkan benih padi unggul, Pemkab Kepahiang juga mengusulkan beberapa bantuan lain seperti handtraktor, pupuk dan kebutuhan pertanian lainnya. Bahkan saat ini Kabupaten Kepahiang tahun ini juga mendapat kucuran bantuan dari Ditjen Holtikultura Kementerian Pertanian RI, yakni berupa bibit buah manggis untuk 50 hektare lahan perkebunan.

“Bantuan ini nantinya akan didistribusikan kepada kelompok tani yang ada di seluruh Kabupaten Kepahiang, melalui hasil survey dan analisa yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang nantinya,” kata Hernawan.

Dalam penyaluran bantuan tersebut nantinya pihaknya akan melakukan seleksi dan survey atas kelayakan dari lahan milik kelompok tani. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pendataan terkait jumlah kelompok tani yang ada di Kabupaten Kepahiang, baru kemudian melakukan survey dan analisa kelayakan.

“Bantuan seperti ini baru pertama kita dapatkan, dan berbeda dengan bantuan pertanian yang didapat sebelumnya. Untuk itu kita juga masih menunggu juklak dan juknis dari Kementerian Pertanian, sebelum akhirnya melakukan pendataan dan survey,” jelas Hernawan. (sly)

Berita Lainnya

Pertimbangkan Kenaikan Gaji Guru Honorer

KEPAHIANG – Persoalan terkait kesejahteraan guru honorer di Kabupaten Kepahiang belakangan ini menjadi perhatian serius ...

error: Content is protected !!