Senin , 22 Juli 2019
Home / Metropolis / Sebelum Puasa, Pemkot Gelar Mutasi Jilid II

Sebelum Puasa, Pemkot Gelar Mutasi Jilid II

Marjon

BENGKULU- Jelang memasuki bulan puasa yang tinggal sebulan lagi, infonya mutasi pejabat jilid kedua di lingkungan Pemda Kota Bengkulu dipastikan akan dilakukan. Sumber RB menyebut, saat ini Walikota Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE masih menyusun bursa calon pejabat yang masuk daftar mutasi. Bila tidak tuntas bulan ini usai Pemilu, mutasi bakal digelar di sebelum masuk bulan puasa Mei mendatang.

Beredarnya kabar mutasi ini juga membuat sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum memiliki jabatan berupaya merapat. Serta melakukan lobi-lobi kepada orang “dekat” walikota. Dengan harapan dapat diusulkan, atau disampaikan masuk dalam bursa pejabat.

Sementara itu rencana mutasi ini pun membuat sejumlah kalangan pejabat pemkot was-was. “Ya wajarlah ada rasa-rasa cemas. Sebab khawatir kalau bergeser ke posisi yang “kering”. Karena tidak semua posisi jabatan itu yang enak juga,” kata salah satu pejabat kepada RB.

Bahkan dari penelusuran RB, beberapa camat dan lurah dikabarkan akan dimutasi, untuk nama-namanya masih dirahasiakan oleh tim baperjakat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu. Sementara beberapa pejabat yang akan terkena mutasi roling jabatan, seperti yang mencuat di kalangan pejabat pemkot adalah Kepala Dinas Pariwisata Kota Syarifuddin, akan diroling dengan Staf Ahli Walikota Tony Elfian, lalu Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Eddyson akan diroling Staf Ahli Walikota Hilman Fuadi.

Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Syanurbi akan diroling dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Herman.  Termasuk Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Drs. Bardin kabarnya akan diganti dengan pejabat dari luar daerah Kota Bengkulu yang namanya masih dirahasiakan.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu Marjon, MPd menegaskan, bahwa mutasi dan evaluasi pejabat pemkot bisa terjadi kapan saja sebagai bagian dari organisasi pemerintahan. Selain itu pemkot tidak hanya fokus terkait lelang jabatan eselon II saja. Namun pertimbangan kinerja dan evaluasi seluruh pejabat pemkot wajib dilaksanakan.

“Ya kita berdoa saja, bisa saja terjadi (mutasi). Prinsipnya kita terus melakukan evaluasi dari kinerja pejabat. Termasuk yang kosong harus segera diisi,” kata Marjon kepadajurnalis.

Selain itu sambung Marjon, mutasi terhadap kinerja para pejabat di lingkungan Pemda Kota eselon, II, III dan IV bisa dilakukan kapan saja oleh Baperjakat dan Walikota yang mempunyai wewenang tinggi. “Karena mutasi juga kebutuhan organisasi pemerintahan, dari yang pensiun juga harus diisi tempatnya. Selain itu mutasi kebijakannya diambil oleh Baperjakat,” tambahnya.

Terpisah Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Hamsi, AMd menilai, dalam pelaksanaan mutasi tersebut nantinya  tidak melenceng dari Undang-Undang Nomor  5 Tahun  2014  tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Serta bukan dilakukan semata dengan syarat dengan nilai suka atau tidak suka dengan pejabat. Atau melainkan hanya untuk evaluasi kinerja pejabat semata.

“Ya harapan kita mutasi yang akan dilakukan pemkot nanti harus esuai tupoksi dan aturan tersebut. Bukan karena ada unsur kedekatan atau suka tidak suka. Semuanya harus dilakukan sesuai aturan ang ada. Sebab dewan juga akan terus mengawasi dalam hal ini,” jelasnya.

Selain itu lanjut Hamsi, mutasi yang akan dilakukan Pemkot secara besar-besaran nanti, bukan tidak mungkin gejolak politik akan terus ada. “Tentunya kedepan juga harapan kita di pemerintahan Helmi-Dedy ini nantinya jangan ada mutasi terus-terusan, apalagi dinilai ada kepentingan tertentu. Sebab akan rawan gejolak politik pemerintahan,” tukasnya.(new)

Berita Lainnya

Stok Banyak, Harga Cabai Mulai Turun

BENGKULU – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota Bengkulu mulai mengalami penurunan. Setelah ...

error: Content is protected !!