Sabtu , 21 September 2019
Home / Breaking News / Upss, Kajari Sebut, Ada Proyek Berjalan Tanpa Diawali Kontrak

Upss, Kajari Sebut, Ada Proyek Berjalan Tanpa Diawali Kontrak

MUKOMUKO- Diduga ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda Kabupaten Mukomuko yang diduga melaksanakan kegiatan tanpa didahului dengan kontrak. Ini dinyatakan Kepala Kejaksaan Negeri Mukomuko, Agus Irawan Yustisianto, SH, MH  dihadapan Sekda Mukomuko Drs. H. Marjohan dan para pejabat di lingkungan Pemda Mukomuko, Kamis (4/4).

Meskipun nilai kegiatan tersebut kecil, namun dikatakan Kajari, tahapan pengerjaan tetap harus diawali dengan kontrak pekerjaan bersama pihak ketiga.  “Walaupun nilainya kecil, tetap harus kontrak dulu,” tegas Kajari.

Kajari menganalogikan, lokomotif harus berjalan mengikuti rel. Bukan terbalik, rel yang harus mengikuti lokomotif.  Jika ada kegiatan yang dikerjakan sebelum kontrak. Maka itu merupakan suatu kesalahan, dan tidak dibenarkan.  “Pekerjaan harus mengikuti sesuai isi kontrak. Yang mana sebelum dikerjakan, sudah melalui tahapan perencanaan. Nah, kalau kontrak yang mengikuti pekerjaan yang sudah selesai, itu tidak bagus,” jelasnya.

Ditanya terkait proyek apa yang disindir Kajari, ia masih enggan membahas item kegiatan OPD yang dimaksud.  Ia mengatakan apa yang ia sampaikan sebagai bentuk pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor). “Kita mengingatkan saja sebagai pencegahan. Inikan ada indikasi korupsi, katakanlah begitu. Kita ingatkan dari awal, supaya tidak terjadi lagi. Dan tidak menimbulkan permasalahan hukum kedepannya,” sampai Kajari.

Sekda Mukomuko Drs. H. Marjohan ketika dikonfirmasi mengaku belum mengetahui proyek mana yang dimaksud Kajari tersebut. “Kita berterimakasih atas informasi ini. Tentu akan kita tindak lanjuti. Akan kita cari tahu kebenarannya dan di mana. Kalau kita tahu, tentu akan kita tegur,” kata Sekda. (hue)

Berita Lainnya

Tanpa Mobil Damkar, 1 Unit Rumah Ludes

TERAS TERUNJAM – Nasib malang dialami  Eko (46), warga Desa Teras Terunjam, Kecamatan Teras Terunjam. ...

error: Content is protected !!