Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / 22 Kendaraan Terjaring Razia

22 Kendaraan Terjaring Razia

RAZIA : Polsek Talang Empat kamis malam melaksanakan razia di jalur lintas Benteng-Kepahiang. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Sebanyak 22 kendaraan terdiri atas 12 unit roda dua dan 10 unit roda empat kemarin malam terjaring dalam razia yang digelar oleh Polsek Talang Empat, di ruas  jalan Benteng-Kepahiang tepatnya di Desa Kembang Seri.

Kapolres Bengkulu Utara (BU), AKBP. Ariefaldi warganegara SH, S.IK, MM melalui Kapolsek Talang Empat Iptu.Ahmad Khairuman SE menjelaskan razia dilakukan dalam rangka menjaga situasi menjelang pemilu tahun 2019 tetap aman dan kondusif. Apalagi, Benteng merupakan jalur lintas bukan hanya dalam Provinsi Bengkulu, juga menjadi jalur untuk ke Provinsi lain yang ada di Sumatera. “Situasi harus terpantau selama 24 jam,” terang Ahmad.

Dijelaskannya, terkait pelaksanaan pemilu tentu harus terpantau. Apalagi keluar masuk kendaraan yang melintasi Kabupaten Benteng tidak hanya ramai di siang hari saja. Namun, juga ramai di saat malam hari.

Dalam pelaksanaan razia kemarin malam yang berakhir sampai pukul 02.00 WIB tersebut, petugas memeriksa semua kendaraan yang melintas. Terutama kendaran jenis mobil box yang membawa barang. Sasaran seperti barang terlarang berupa narkoba, senjata tajam dan barang berbahaya lainnya dilakukan dengan teliti terhadap semua kendaraan yang melintas. Termasuk juga surat menyurat kendaraan semuanya juga diperiksa.

Dalam razia kemarin, pelanggar kebakyakan tidak membawa surat kendaraan hingga tidak lengkapnya peralatan berkendara. Terhadap hal demikian, Ahmad mengatakan memberikan teguran simpatik dan menegaskan tidak akan memberi ampun lagi kalau tertangkap untuk kedua kalinya.

“Kami lebih menekankan pendekatan persuasif untuk pemilik kendraaan dalam mentaati semua aturan terkait lalu lintas,” demikian Ahmad.(vla)

Berita Lainnya

DPRD Bakal Diisi Banyak Wajah Baru

BENTENG – Kursi DPRD Bengkulu Tengah (Benteng) periode 2019-2024 bakal banyak dihiasi dewan muka baru. ...

error: Content is protected !!