Sabtu , 20 April 2019
Home / Berita utama / 5 Nelayan Trawl Diserang, 2 Kapal Nelayan Tradisional Dibakar

5 Nelayan Trawl Diserang, 2 Kapal Nelayan Tradisional Dibakar

MEMANAS : Konflik antar nelayan trawl dan tradisional tak kunjung tuntas. Tampak suasana di jembatan tak jauh dari pelabuhan Pulau Baai.  Jalanan menjadi ramai dan macet lantaran masyarakat berebut ingin melihat pembakaran dua unit kapal nelayan di perairan Pulau Baai. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU – Konflik antara nelayan trawl dan tradisional kembali bergejolak. Ini diawali dari adanya penyerangan terhadap 5 orang nelayan trawl yang terjadi di perairan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara pada Jumat (5/4) pagi.

Dari informasi didapat, 5 orang nelayan yang bentrok tersebut yakni Agung (22), Sandro Marbun (41), Asdar (23), Agus (23) dan Ijir Umur (53). Kejadian berawal sekitar pukul 08.00 WIB  kapal trawl milik, H. Asek yang dinahkodai, Cundu sedang mencari ikan di perairan Bengkulu Utara. Tiba-tiba didatangi oleh 3 kapal nelayan tradisional sambil di tembaki oleh senapan angin. Korban, Agus tertembak dibagian ketiak dan bolang tertembak di bagian paha.

Saat ini, kelima nelayan yang diserang tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bengkulu. Informasi didapat,  nelayan trawl yang diserang tersebut emosi mendengar rekan mereka diserang hingga sempat ikut melaut. Dari informasi diperoleh setidaknya ada 2 kapal nelayan tradisional yang ditangkap yang kemudian dibakar di kawasan perairan Pulau Baai.

Menindaklanjuti hal tersebut jajaran dari Polda Bengkulu menerjunkan personilnya baik dari Ditpolair, Dit Sabhara dan juga dari anggota TNI AL. Kapolda Bengkulu Brigjen Pol. Drs. Supratman, MH saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengaku akan menangani permasalahan tersebut.

“Saat ini masih kita proses. Kita juga akan ajak pemerintah daerah dan rekan-rekan Lanal Bengkulu untuk mencarikan solusi terbaik atas permasalahan ini. Saya harap semuanya dapat tenang dan menahan diri,” ujar Kapolda Supratman ketika dikonfirmasi awak media berkaitan dengan konflik nelayan itu. (zie)

Berita Lainnya

Macet, Pohon Tumbang di Jalan Lintas Padang Panjang

KOTA MANNA – Hujan deras yang mengguyur Kota Manna Jumat (19/4) malam sekitar pukul 22.30 ...

error: Content is protected !!