Senin , 22 Juli 2019
Home / Daerah / Kaur / Kasus Korban Bunuh Diri Dinilai Janggal, Keluarga Korban Minta Diselidiki

Kasus Korban Bunuh Diri Dinilai Janggal, Keluarga Korban Minta Diselidiki

KOTA BINTUHAN – Kasus bunuh diri dengan cara menenggak racun rumput yang dilakukan oleh Tarmizi (23) warga Kecamatan Tanjung Kemuning beberapa hari lalu, masih menyisahkan tanda tanya. Pihak keluarga korban menduga Tarmizi meninggal karena tidak wajar.

Hal ini diungkapkan kakak korban, Arlin saat mendatangi Mapolres Kaur Kamis (4/4). Kejanggalan meninggalnya korban yang dirasakan pihak keluarga diharapkan diselidiki pihak kepolisian. Sebab, sebelum kejadian korban pergi bersama teman yang juga pacarnya berinisial Tr. Saat itulah korban tidak pulang dan ditemukan sudah meninggal dunia karena menenggak racun rumput.

Kuat dugaan pada saat itu korban tidak terima diputuskan oleh Tr akhirnya mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun. Korban meminum racun rumput di atas motornya di Desa Tanjung Kemuning II tak jauh dari lokasi pasar pada Selasa (2/4). Kendati sempat dilarikan ke rumah sakit nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia.

“Kita minta polisi mengusut kematian adik kami yang kami nilai sangat janggal. Apalagi sebelum ditemukan minum racun, Tarmizi pergi dengan pacarnya. Untuk itu kita minta ada pengusutan, karena kita curiga kalau kematiannya ini tidak wajar. Informasinya  keduanya saat itu putus hubungan,” kata Arlin ditemui RB di Sat Reskrim Polres Kaur. Arlin berharap pihak kepolisian bisa melakukan penyelidikan terhadap kematian adiknya.

“Untuk sementara Tarmizi meninggal karena bunuh diri dengan cara minum racun. Terkait keinginan pihak keluarga, kita akan cari bukti kuat. Apalagi pihak keluarga tidak mempunyai saksi mata dalam kejadian tersebut. Korban nekat minum racun karena diduga jalinan asmaranya putus,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Welliwanto Malau kemarin.(cik)

Berita Lainnya

BOP 157 PAUD Cair

KOTA BINTUHAN – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur mulai mencairkan dana  Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) ...

error: Content is protected !!