Jumat , 23 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Lupa Jadwal, Siswa Dijemput

Lupa Jadwal, Siswa Dijemput

UNBK: Siswa SMA di Benteng, Kamis (4/4) mengikuti pelaksanaan UNBK hari ke 3 dengan mata ujian Bahasa Inggris. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Satu siswa harus dijemput oleh panitia Ujian nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Benteng. Siswa tersebut berasal dari SMAN 6 Benteng. Alasan penjemputan karena siswa tersebut lupa jadwal pelaksanaan UNBK Kamis (4/4).

Kepala Cabang Dikbud Provinsi Bengkulu Wilayah VIII Karang Tinggi, Benteng, Rasmawati saat dikonfirmasi menjelaskan meskipun harus dijemput siswa tetap bisa ikut pelaksanaan UNBK.

“Pihak sekolah siswa menjemput langsung ke rumahnya,” terang rasmawati.

Dijelaskannya, untuk hal demikian sampai akhir pelaksanaan UNBK hari ketiga di SMAN 6 tersebut, berjalan dengan lancar. Sementara UNBK hari terakhir akan dilaksanakan pada (8/4) dengan mata UNBK pilihan yakni IPA, IPS dan lainnya. Hal ini, diminta terutama kepada pihak sekolah, agar dapat memantau siswanya selama menjelang ujian hari terakhir mendatang. Karena, waktu liburnya sampai dengan 3 hari. Jadi, hal ini jika kurang pengawasan, dapat membuat siswa menjadi terlena, bahkan bisa membatalkan UNBK yang sudah diikutinya selama ini.

Kepala SMAN 1 Benteng, Eka Saputra M.Pd saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan UNBK hari hari ketiga di sekolahnya,s ecara umum siswanya mengikuti dengan baik. Dan sampai kemarin, belum ada siswanya yang absen melaksanakan UNBK. Meskipun sebelumnya, satu otrang siswa sempat diragukan mengikuti UNBK karena mengalami kecelakaan, namun akhirnya tetap bisa melaksanakan. Jumlah siswa yang ikut UNBK di SMAN 1 Benteng tahun ini mencapai 289 siswa yang menggunakan ruang komputer untuk UNBk sebanyak 3 ruangan.

“Masih berjalan lancar, dan seluruh siswa telah diingatkan untuk UNBK hari terakhir yang akan Senin mendatang,” demikian Eka.(vla)

Berita Lainnya

Warga Konsumsi Air Sungai Bengkulu

BENTENG – Musim kemarau yang cukup panjang, membuat sumber air bersih mulai berkurang. Bahkan warga ...

error: Content is protected !!