Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Pilihan Politik Boleh Berbeda, Persatuan Jangan Terpecah

Pilihan Politik Boleh Berbeda, Persatuan Jangan Terpecah

TAUSIYAH: Ustad Wijayanto memberikan tausiyah tentang silaturahmi dan persatuan bangsa dalam acara tabligh akbar di Mapolres Kepahiang, Kamis (4/4). (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Pesta demokrasi yang sebentar lagi akan digelar di tanah air, kerap memunculkan perbedaan pendapat dan pilihan terhadap figur yang akan dipilih. Namun demikian setiap perbedaan hendaklah jangan menjadikan anak bangsa terpecah belah. Hal ini disampaikan Ustad Dr. H. Wijayanto, MA saat mengisi tabligh akbar di Mapolres Kepahiang, Kamis (4/4).

Diungkapkan Ustad Wijayanto, setiap masyarakat memiliki kewajiban untuk turut menyukseskan Pemilu 2019. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kepahiang tetap mengedepankan kebersamaan.

“Memilih adalah kewajiban kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, dan perbedaan yang terjadi jangan dijadikan sebuah permasalahan bangsa. Mari kita bersama menjadikan Pemilu ini sebagai pemersatu bangsa, bukan malah memicu perpecahan,” jelasnya.

Salah satu cara untuk menghapus perbedaan yang ada, dalam momen tabligh akbar tersebut Ustad Wijayanto juga memberikan satu game kepada para undangan. Dalam game tersebut para undangan yang sebelumnya duduk menghadap ke arah dirinya, diminta untuk semuanya menghadap ke samping kiri.

Setelah itu para undangan diminta untuk berbaris rapi sesuai arah yang telah diinstruksikan sebelumnya, dan memijat orang yang berada tepat di depannya sembari membacakan tasbih. “Dengan hal yang baru saja dilakukan tersebut, tidak ada lagi perbedaan antara kita. Bahkan bupati, kapolres, pejabat lainnya ikut memijat orang yang berada di hadapannya. Hal ini menandakan bahwa kita semua sama, tidak perlu ada perbedaan yang mengakibatkan perpecahan. Mari jauhkan kebencian dan pererat kembali silaturahmi kita,” tegas Ustad Wijayanto.

Di sisi lain, Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM sangat mengapresiasi Polres Kepahiang yang bersedia menyelenggarakan kegiatan ini. Sebagai salah satu komponen yang berperan penting dalam pelaksanaan Pemilu serentak 17 April, bupati berharap kegiatan tabligh akbar bisa menjadi penerang jalan bagi 158 ribu penduduk Kabupaten Kepahiang dalam menghadapi pemilu serentak mendatang. “Semoga apa yang kita lakukan hari ini, bisa bermanfaat dan membawa kita menuju jalan yang benar untuk menyukseskan pemilu serentak yang akan datang ini,” harapnya.

Hal serupa disampaikan Kapolres Kepahiang AKBP Pahala Simanjuntak, SH, S.IK. Tabligh akbar yang mereka laksanakan dengan tujuan untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat dan pemerintah. Pahala mengingatkan pemilu bukanlah suatu kegiatan yang dapat mengenyampingkan kebersamaan masyarakat.(sly)

Berita Lainnya

Bantuan Bedah Rumah,Tunggu SK Kementerian

KEPAHIANG – Kendati tahun 2019 ini Kabupaten Kepahiang mendapatkan bantuan bedah rumah untuk 1.500 unit ...

error: Content is protected !!