Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Lahan Sawah Butuh Irigasi Tersier

Lahan Sawah Butuh Irigasi Tersier

LAHAN SAWAH: Lahan persawahan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), membutuhkan irigasi tersier untuk memperlancar air sampai ke lahan sawah. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Jumlah lahan persawahan di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) mencapai 7.600 hektare, harus didukung dengan sarana irigasi agar bisa maksimal untuk dimanfaatkan sebagai lahan penghasil padi. Seperti di Kecamatan Pondok Kubang, potensi air untuk mengaliri lahan persawahan ada pada sumber air bendungan hitam. “Kendalanya, hanya beberapa lahan sawah saja yang teraliri air,” jelas petani setempat, Mukminah, Jumat (5/4).

Dijelaskan, pihaknya memang berharap pemerintah bisa membangun saluran irigasi yang masuk langsung ke lahan sawah. “Jangan hanya membangun irigasi besarnya saja, namun air tidak bisa masuk ke lahan sawah,” katanya.

Kabid Pertanian dan Lahan Dinas Pertanian Benteng, Hendra Putra Kelana, S.Sos saat dikonfirmasi mengaku, saat ini beberapa lahan persawahan seperti di Kecamatan Pondok Kubang memang masuk dalam prioritas pembangunan irigasi. Namun demikian, pembangunan juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan. “Pemerintah menjadikan pembangunan di bidang pertanian adalah wajib,” terangnya.

Kebutuhan sarana irigasi di Kabupaten Benteng memang cukup banyak. Namun, pembangunannya juga sudah mulai dilakukan sejak beberapa tahun terakhir. Bahkan tahun 2019 ini, kembali akan dibangun 9 saluran irigasi baru yang akan mengaliri lahan persawahan warga langsung. Pengairan akan membantu petani untuk bisa menanam lebih dari sekali dalam setahun. “Pembangunan irigasi tetap dilakukan meskipun secara bertahap,” demikian Hendra. (vla)

Berita Lainnya

4.194 Pelajar SD/SMP Ikuti Unas

BENTENG – Hari pertama ujian nasional (Unas) tingkat SD/SMP Senin (22/4) diikuti 4.194 pelajar. Rinciannya ...

error: Content is protected !!