Senin , 22 Juli 2019
Home / Metropolis / Usia Petugas Haji Daerah Dibatasi

Usia Petugas Haji Daerah Dibatasi

DATANGI: Masyarakat menanyakan persyaratan di sekretariat Timsel TPDH di ruang Biro Pemkesra Kantor Gubernur Bengkulu Lantai 3. (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Seleksi Calon Petugas Haji Daerah Provinsi Bengkulu atau Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dimulai. Pendaftaran dan penerimaan berkas dibuka selama 5 hari, 5-10 April. Ada 3 formasi dibutuhkan, yaitu pelayanan umum dibutuhkan 4 orang, pelayanan bimbingan ibadah 4 orang, dan pelayanan kesehatan 3 orang.

“Pendaftaran baru dibuka hari (kemarin, red). Belum ada yang mendaftar, tapi yang tanya-tanya dengan datang langsung ke sekretariat panitia sudah ada,” kata Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Drs. Edy Junaidi, M.Si.

Sekretaris Tim Seleksi (Timsel) Petugas Haji Daerah Provinsi Bengkulu ini menerangkan diperkirakan berkas pendaftaran banyak masuk ketika menjelang akhir pendaftaran ditutup. Peserta seleksi terbuka bagi seluruh masyarakat di 10 kabupaten/kota se Provinsi Bengkulu. Semuanya asal memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan berpeluang terpilih dalam seleksi yang dilaksanakan oleh timsel.

“Ada 11 kuota TPHD dengan 3 formasi. Masing-masing ada persyaratan khusus selain persyaratan umum. Bisa juga dilihat melalui website dengan alamat https://pemkesra.bengkuluprov.go.id,” bebernya.

Diantara persyaratan calon seleksi, sambungnya, ada syarat usia. Untuk bidang pelayanan umum usia paling rendah 25 tahun dan paling tinggi 60 tahun, pendidikan minimal S1 atau sederajat, belum pernah menjadi petuga haji, diutamakan sudah menunaikan ibadah haji, Dapat membaca Alquran yang baik dan benar.

Sedangkan formasi pelayanan bimbingan ibadah umur paling rendah 30 tahun dan maksimal 65 tahun saat mendaftar, sudah menunaikan ibadah haji, memiliki kemampuan untuk membimbing ibadah haji dan umrah, Dapat membaca Alquran yang baik dan benar.

Serta untuk formasi pelayanan kesehatan dengan usia minimal 25 tahun dan maksimal 55 tahun, fotocopi sertifikat yang berhubungan dengan kompetensinya dan ijazah minimal D3 bidang kesehatan (dokter, perawat, bidan, apoteker), diutamakan sudah menunaikan ibadah haji. “Untuk surat pernyataan bisa didownload langsung oleh peserta di website,” jelasnya.

Ketua Timsel TPHD yang juga Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Bengkulu, Hamka Sabri menambahkan anggota timsel TPHD Provinsi Bengkulu terdiri dari unsur pemerintahan di lingkungan Pemprov Bengkulu. Selain dirinya, ada 4 anggota lainnya yaitu, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) diwakili oleh Ketua MUI Provinsi Bengkulu, dari Kanwil Kemenag RI diwakili Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah.

“Timsel yang akan melaksanakan tahapan seleksi. Peserta seleksi akan mengikuti tahapan mulai dari seleksi administrasi, tertulis, wawancara hingga kesehatan jiwa,” demikian Hamka. (key)

Berita Lainnya

Anggaran Lampu Jalan, Tambah  Rp 10 Miliar

BENGKULU – Program terang menderang lampu jalan wilayah Kota Bengkulu tampaknya menjadi program prioritas Pemerintah ...

error: Content is protected !!