Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Nasib 800 THL PemkabKepahyang Menggantung

Nasib 800 THL PemkabKepahyang Menggantung

KEPAHIANG – Hingga kini Pemkab Kepahiang masih belum bisa memastikan nasib 800, dari 1.200 Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemkab Kepahiang yang telah dirumahkan pada awal April lali. Pasalnya, kejelasan nasib para THL itu saat ini masih bergantung pada hasil musyawarah yang dilakukan Pemkab Kepahiang dan jajarannya.

Sekda Kabupaten Kepahiang Zamzami Zubir, SE, MM, mengatakan sebanyak 1.200 THL tersebut sudah habis masa kontraknya sejak Desember 2018. Saat ini pihaknya masih melakukan pembahasan terkait seperti apa nasib para THL itu kedepan. Apakah masih akan dipertahankan atau benar-benar dirumahkan.

“Memang para THL tersebut belum kita pekerjakan lagi, karena kontraknya sudah habis akhir tahun lalu. Namun karena kurangnya sumber daya manusia yang kita miliki, kita masih melakukan pembahasan untuk perkembangan selanjutnya,” terang Zamzami.

Hal senada diungkapkan Bupati Kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM. Kondisi yang terjadi saat ini menjadi dilema bagi Pemkab Kepahiang. Karena selain mengalami kekurangan jumlah pegawai, tahun ini Pemkab Kepahiang tidak bisa melakukan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), lantaran anggaran yang dimiliki daerah tidak mencukupi.

“Masih kita rapatkan seperti apa solusinya. Namun yang pasti Pemkab saat ini tidak menerima THL lagi, kecuali penjaga kantor, staf penting, serta tenaga kebersihan. Ini karena anggaran yang kita miliki tidak mencukupi,” ujar bupati.

Lanjut bupati, dari 1.200 jumlah THL tersebut beberapa diantaranya memang masih ada yang tetap bekerja. Namun honor THL yang masih kerja saat ini tidak dialokasikan oleh APBD 2019. Melainkan dari alokasi anggaran Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

“Yang bekerja masih ada, seperti petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan itu wajib ada. Tidak mungkin PNS kita jadikan petugas kebersihan. Itupun honornya langsung dari anggaran DLH sendiri yang sudah dialokasikan di APBD,” pungkas bupati.(sly)

Berita Lainnya

MoU PT SMI Diundur

KEPAHIANG – Kendati sebelumnya telah direncanakan pada 22 April lalu, namun penandatanganan Memorandum of Understanding ...

error: Content is protected !!