Kamis , 25 April 2019
Home / Breaking News / Redam Konflik Nelayan Trawl dan Tradisional, KRI Kurau-856 ke Bengkulu

Redam Konflik Nelayan Trawl dan Tradisional, KRI Kurau-856 ke Bengkulu

KRI KURAU : Komandan KRI Kurau- 856 saat menunjukkan anjungan kapal yang didatangkan khusus untuk meredam konflik antar nelayan trawl dan nelayan tradisional di perairan Bengkulu. (foto : hasrul/rb)

BENGKULU – Terjadinya konflik antar nelayan trawl dan nelayan tradisional di perairan Bengkulu sudah menjadi perhatian berbagai pihak. TNI-AL bahkan menginstruksikan KRI Kurau-856 untuk datang ke Bengkulu guna meredam terjadinya konflik susulan.

KRI Kurau 856 sandar di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Minggu (7/4) pukul 10.00 WIB. Komandan KRI Kurau 856, Mayor Laut (P). Siswandonny mengatakan jika kedatangan mereka ke Bengkulu merupakan perintah dari komando atas untuk melakukan patroli di seputaran perairan Bengkulu dan juga mencegah terjadinya konflik antar nelayan trawl dan tradisional. ” kedatangan KRI Kurau untuk meredam konflik yang terjadi antar nelayan tradisional dan trawl di Bengkulu,” jelas Siswandonny.

Dia menjelaskan, KRI Kurau merupakan kapal patroli terbatas yang memiliki persenjataan seperti Meriam Otomelara 30 mm dan dua unit Mitraliur 12,7 mm. Kapal yang memiliki kecepatan maksimal 19-24 knot dengan panjang 45,50 meter dan lebar 7,90 meter. “Kita berharap agar konflik yang terjadi antar nelayan di Bengkulu dapat segera teratasi,” tambahnya seraya mengatakan jika KRI Kurau ini dibawah naungan Satroltas Lantamal II, Padang.

Untuk diketahui, belakangan ini konflik antara nelayan tradisional dan nelayan tradisional di Bengkulu pecah. Antara kedua belah pihak ini saling Serang bahkan beberapa diantaranya sudah menjadi korban luka, luka tembak dan beberapa kapal dari kedua belah pihak tidak ada yang dibakar. Kedua belah pihak ini juga sempat dimediasi oleh Kapolda Bengkulu dan mereka bersepakat untuk dicarikan solusinya setelah selesai pelaksanaan pemilu pada 17 April 2019 ini. (zie)

Berita Lainnya

Tingkatkan Sumber Daya Manusia di Desa Melalui Akademi Paradigta

KUBU RAYA – Pemberdayaan perempuan terus digenjot di lini masyarakat desa, hal tersebut dinilai penting ...

error: Content is protected !!