Sabtu , 20 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 100 Nelayan Dapat Sertifikat Gratis

100 Nelayan Dapat Sertifikat Gratis

MUKOMUKO – Nelayan di Kabupaten Mukomuko akan mendapat bantuan pembuatan sertifikat gratis. Bantuan tersebut,  diajukan untuk 100 nelayan. Diharapkan bisa dikabulkan melalui program sertifikat hak atas tanah dari Pemprov Bengkulu.

Meskipun pengajuannya tahun ini, tapi jika dikabulkan. Baru akan direalisasikan tahun 2020 mendatang. ‘’Untuk pembuatan sertifikatnya dilaksanakan tahun 2020,” kata Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mukomuko, Nasyyardi, S.Pi.

Program sertifikat gratis dan kuota untuk nelayan ini, diketahui sat dirinya ikut acara sosialisasi dan rapat koordinasi sertifikasi hak atas tanah (Sehat) nelayan kabupaten yang digelar DKP Provinsi Bengkulu.

Ada 30 perwakilan nelayan dari sejumlah kecamatan juga mengikuti acara sosialisasi dan rapat tersebut. ‘’Juga mereka juga program yang dicanangkan Pemprov Bengkulu itu,” imbuhnya.

Pasca adanya kuota pembuatan 100 sertifikat gratis itu pihaknya akan segera melakukan identifikasi tanah para nelayan untuk diusulkan sebagai calon penerima bantuan program ini.

‘’Selain itu kami akan menyurati ketua kelompok usaha bersama nelayan. untuk meminta data nelayan yang ingin mendapat bantuan sertifikat gratis,” jelas Masyyardi.

Sementara untuk kriteria bidang tanah yang mendapatkan program ini yakni tanah  tidak dalam kondisi sengketa. Terpenting lagi, tidak masuk dalam kawasan hutan. Lalu luas tanah maksimum dua ribu meter persegi untuk tanah nonpertanian atau maksimum dua hektare untuk tanah pertanian.

Selain itu letak tanahnya berada di kecamatan domisili calon peserta– atau berbatasan dengan kecamatan letak tanah pertanian yang akan disertifikatkan. Untuk tanah milik adat harus disertai surat keterangan dari kepala desa/lurah setempat. Dan juga bukan tanah warisan yang belum dibagi.

‘’Pemerintah memberikan bantuan sertifikat gratis itu, tujuannya untuk meningkatkan jaminan akses permodalan kepada nelayan dan pelaku usaha penangkapan ikan serta memberikan kekuatan hukum atas hak tanah milik yang mereka miliki,” demikian Masyyardi.(hue)

Berita Lainnya

Renovasi Ruang Paripurna Habiskan Rp 1.8 Miliar

MUKOMUKO –Gagal terwujud tahun 2018, akhirnya kegiatan renovasi interior ruang rapat paripurna DPRD Mukomuko, kembali ...

error: Content is protected !!