Rabu , 24 Juli 2019

PMKS: Aktivitas bongkar muat TBS di salahsatu PMKS di Mukomuko. (foto : peri/rb)

MUKOMUKO – Harga beli tandan buah segar (TBS) kelapa sawit tingkat perusahaan masih bertahan dengan harga tertinggi Rp 1.310 perkilogram (Kg). Harga itu hanya berlaku di pabrik milik PT. USM di Kecamatan Lubuk  Pinang.

Sedangkan harga pembelian buah sawit di pabrik milik PT BMK sebesar Rp 1.300/kg, PT Sapta sebesar Rp 1.210/ kg, PT. KSM sebesar Rp 1.180/kg, PT. MMIL sebesar Rp 1.180/kg, PT. AMK sebesar Rp 1.135/kg, PT. S3 sebesar Rp 1.150/kg, dan PT. SAP sebesar Rp 1.150/kg.

Sedangkan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) milik PT. KAS sebesar Rp 1.180/kg, PT. DDP sebesar Rp 1.180/kg, PT. BMK sebesar Rp 1.300, dan PT. GSS sebesar 1.270/kg.

“Itulah harga perhari ini (kemarin). Harga ini masih bertahan sejak 2 minggu yang lalu,” kata Kepala Seksi Kemitraan dan Perizinan Perkebunan Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko, Sudianto, SP.

Meski harga pembelian sawit tingkat perusahaan masih bertahan. Namun patokan harga yang ada sekarang dapat berubah sewaktu-waktu. Bisa saja naik, dan bisa saja turun dari patokan harga sekarang. Namun ia memprediksi, jika harga pembelian ini sempat turun, maka jelas dampak buruknya bakal dirasakan oleh masyarakat.

“Jika bisa untuk harga sawit harus naik. Minimal di harga jual buah sawit tingkat petani sebesar Rp 1.200 perkilo. Itu harga jual minimalnya. Dengan harga jual di atas Rp 1.200 perkilo, secara berlahan perekonomian masyarakat akan kembali normal,” kata Sudi.

Sementara itu, harga jual getah karet milik petani sejak beberapa hari terakhir, mengalami kenaikan rata-rata sebesar Rp 500 perkilogram dibandingkan sebelumnya. “Harga jual getah karet, baik getah karet kotor dan bersih milik petani yang tersebar di sejumlah kecamatan naik rata-rata sebesar Rp 500 per kilogram,” terangnya.

Kenaikan harga karet ini diketahui, setelah pihaknya mendapatkan data harga jual getah karet kotor dan bersih dari petani kebun karet. Dan juga dari pedagangan pengumpul getah karet yang tersebar di empat kecamatan.

Disampaikannya, sejak beberapa hari terakhir, harga jual getah karet kotor milik petani berkisar Rp 6.200 hingga Rp 7.000/kg. Dan harga jual getah karet bersih rata-rata sebesar Rp 8.000/kg.

Sedangkan harga jual getah karet kotor dan bersih milik petani di Kecamatan Air Rami sebesar Rp 7.000 – Rp 8.000/kg. Mengalami kenaikan sebesar Rp 500/kg dibandingkan sebelumnya. Kemudian harga jual getah karet kotor dan bersih milik petani di Kecamatan Penarik, dari Rp 7.000 sampai Rp 8.000 per Kg.

Sedangkan untuk harga di petani Kecamatan Teras Terunjam, sebesar Rp 6.200 – Rp 7.000/kg. Lalu  harga getah karet kotor dan bersih milik petani di Kecamatan V Koto sebesar Rp 7.000 – Rp 8.000/kg. Juga meningkat sebesar Rp 500 perkilonya dibandingkan sebelumnya.

“Harga jual getah karet milik petani di Mukomuko ini diharapkan terus mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. Agar ekonomi petani kebun karet mengalami peningkatan,” pungkasnya.(hue)

Berita Lainnya

Anggaran Pilkada Diusulkan Rp 50 Miliar

MUKOMUKO – APBD Kabupaten Mukomuko akan cukup banyak tersedot untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 ...

error: Content is protected !!