Jumat , 26 April 2019
Home / Metropolis / Alasan Pemilu, Satpol Kendur Tertibkan Pasar

Alasan Pemilu, Satpol Kendur Tertibkan Pasar

SEMRAWUT: Kawasan Jalan Kedondong Pasar Panorama kondisinya kembali semrawut. Akibat banyaknya pedagang kaki lima (PKL) jualan sembarangan. (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Kondisi kawasan Pasar Panorama tepatnya di Jalan Kedondong kembali semrawut lagi. Bahkan kemarin, tampak sejumlah pedagang kaki lima (PKL) liar berani berjualan dibadan jalan dan trotoar tanpa ada tindakan tegas dari Satpol PP dan UPTD Pasar Panomora.

Selain itu kondisi semrawut Jalan Kedondong tersebut, membuat pemilik Toko yang berada di badan jalan merasa terganggu akibat aktivitas pedagang yang berjualan sembarangan di toko mereka. “Sudah sering kami usir jangan jualan lagi depan toko. Tapi tampaknya mereka (PKL) masih saja bandel. Ini buki lemahnya pengawasan petugas dilapangan. Sebab mereka (PKL) berani jualan sembarangan, karena tidak ada pengawasan ketat petugas dilapangan,” ketus M Yakub (52) pemilik Toko Manisan di Jalan Kedondong.

Menurut Yakub, sebaiknya Pemkot segera ambil langkah tegas dengan keberadaan pedagang liar yang berjualan sembarangan tersebut. “Karena jika dibiarkan lemah pengawasan dilapangan, yang terjadi mereka akan semakin banyak membuka lapaka dagangan dibadan jalan ini. Sebab lihat saja sekarang sudah mulai macet lagi,” tuturnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum Satpol PP Kota Martina mengaku, bahwa saat ini pihaknya tengah disibukkan untuk menyukseskan Pemilu yang tinggal seminggu lagi. Oleh sebab itu belum ada tindakan tegas untuk melakukan penertiban. “Apalagi kita baru saja selesai pelatihan Linmas. Karena kita diminta untuk ikut menyukseskan pemilu ini. Jadi dengan kondisi personil yang terbatas ini. Maka penertiban pedagang bandel itu usai pemilu nanti,” tutur Martina.

Martina mengklaim, bahwa petugas Satpol di kawasan Pasar Panorama juga ada yang berjaga piket menjaga kawasan Pasar tersebut. “Petugas kita tetap mengawasi di pos jaga yang ada di Pasar itu. Kalau untuk penertiban memang belum saat ini. Karena personil kita ini terbatas sekali. Sebab tengah disibukkan untuk menyukseskan pemilu,” tambahnya.

Terpisah Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota, Rena Anggraini menyanyangkan, bila alasan persiapan pemilu petugas Satpol PP lemah pengawasan dilapangan untuk melakukan penataan pasar. “Karena sudah tugas Satpol PP untuk menegakkan perda. Apalagi di kawasan Jalan Kedondong itu sudah banyak keluhan masyarakat akibat jalan macet karena pedagang jualan sembarangan. Artinya Satpol PP harus tegas. Jangan jadi alasan persiapan pemilu, tidak melakukan penertiban itu,” terang Rena.

Bila Pemkot ingin serius melakukan penataan pasar tradisional, lanjut Rena, maka Pemkot harus mengambil langkah tegas dan bijak. Sebab kondisi Pasar Panorama itu dibutuhkan perhatian serius untuk melakukan penataannya. “Sebab persoalan semrawutnya Pasar Panorama ini persoalan klasik. Jadi pemkot harus mencari formula khusus untuk melakukan penataan total,” tegasnya.(new)

Berita Lainnya

Jelang Mutasi, Pejabat Pemkot Dikumpulkan

BENGKULU – Secara mendadak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Marjon, MPd Rabu (24/4) pagi memanggil ...

error: Content is protected !!