Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Lebong / Realisasi Dana Desa Harus Kreatif

Realisasi Dana Desa Harus Kreatif

PELABAI – Dengan nilai yang tak kecil, yakni tembus Rp 122,1 miliar 93 Pemerintah Desa (Pemdes) di Kabupaten Lebong diharap benar-benar bisa mengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai kebutuhan masyarakat. Mengingat setiap desa rata-rata akan mengelola dana Rp 1,3 miliar secara mandiri. ‘’Pelaporannya harus jelas, jangan sampai dimanipulasi,’’ kata Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, M.Si.

Pemdes juga harus kreatif dalam pemanfaatan Dana Desa. Artinya penggunaannya benar-benar memberi perubahan yang positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Penggunaan Dana Desa juga harus transparan. Dalam artian dilaksanakan berdasar kesepakatan bersama antara pemdes dan masyarakat. ‘’Jika dalam pelaksanaannya ada yang ditutup-tutupi, masyarakat desa bersangkutan wajib bertanya,’’ tutur Rosjonsyah.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan, pihak desa wajib memasang spanduk realisasi Dana Desa. Pemerintah desa juga diminta menggulirkan pembangunan yang selaras dengan program pembangunan yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong. Agar pembangunan yang dilaksanakan pemdes tidak tumpang tindih dengan pembangunan yang dilaksanakan pemkab. ‘’Selain demi efisiensi dana dan asas manfaat, penyelarasan berkaitan dengan RPJMD (rencana pembangunan jangka menengah daerah, red),’’ tukas Rosjonsyah.

Namun yang terpenting, pemdes sadar bahwa realisasinya Dana Desa tidak hanya untuk fisik. Tetap harus dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat. Pemanfaatannya juga harus dilaksanakan sesegera mungkin. Justru itu pemdes harus bijak dan teliti. Namun bukan berarti pembangunan fisik di desa harus menunggu program dari pemkab. ‘’Itulah pentingnya kreativitas desa,’’ tutup Rosjonsyah.

Sementara Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (PMDS) Kabupaten Lebong, Eko Budi Santoso, SP, M.Eng mengatakan, Dana Desa yang diterima Lebong tahun ini naik Rp 10,2 miliar dibanding tahun 2018 yang hanya Rp 68,3 miliar. Dari pagu itu, masing-masing dari 93 desa di Kabupaten Lebong rata-rata akan menerima Dana Desa Rp 800 jutaan. Selain itu, pagu ADD juga naik dari Rp 42 miliar menjadi Rp 43,6 miliar. ‘’Rata-rata desa menerima ADD Rp 470 juta,’’ pungkas Eko. (sca)

Berita Lainnya

62 PNS Bolos Terancam 3 Sanksi

PELABAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, H. Mustarani, SH, M.Si memastikan Pegawai Negeri Sipil ...

error: Content is protected !!