Sabtu , 20 April 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Tambal Sulam Jalan Rusak di Binduriang

Tambal Sulam Jalan Rusak di Binduriang

TAMBAL : Anggota Polres Rejang Lebong dan Polsek PUT membantu pengamanan serta pengaturan lalulintas saat petugas Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong melakukan tambal sulam jalan rusak di kawasan Binduriang. (foto :wanda/rb)

CURUP – Paska terjadinya kemacetan panjang Sabtu (6/4) lalu di kawasan Desa Simpang Beliti Kecamatan Binduriang, akhirnya Pemkab Rejang Lebong (RL) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Rejang Lebong mau turun tangan. Setelah insiden kemacetan, Bidang Bina Marga (BM) Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong langsung melakukan penambalan sementara di lokasi jalan rusak yang merupakan jalan negara tersebut.

Dijelaskan Kabid BM Dinas PUPRPKP RL Akhyar, ST kepada RB, tidak hanya di satu lokasi, penambalan sementara dilakukan di tiga lokasi berbeda di wilayah Kecamatan Binduriang. Penambalan sementara yang dilakukan tersebut diharapkan bisa mengurangi risiko atau potensi kecelakaan kendaraan yang melintasi di wilayah tersebut.

Dilanjutkan Akhyar, untuk jangka panjang, mereka sudah berkoordinasi dengan Pemprov Bengkulu serta mengirimkan surat. Ini terkait tindak lanjut penanganan ruas jalan lintas Curup-Lubuk Linggau tersebut. ‘’Sudah kita koordinasikan dan sudah kita surati secara resmi dan informasi dari provinsi tahun ini perbaikan jalan tersebut sudah ada di APBD. Dan tinggal menunggu realisasinya saja setelah proses lelang nanti selesai dilaksanakan,’’ ungkap Akhyar.

Sementara itu, Kapolres RL AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kapolsek Padang Ulak Tanding (PUT) Iptu Djarkoni kepada RB menyampaikan, sejak Februari 2019 lalu tercatat setidaknya sudah lebih dari 5 kali kecelakaan terjadi di dua lokasi berbeda dalam Kecamatan Binduriang. Masing-masing ruas jalan rusak di Desa Simpang Beliti dan Desa Air Apo.

‘’Kita berharap ada langkah antisipasi jangka panjang setelah dilakukan penambalan jalan rusak tersebut. Karena dikhawatirkan tambal sulam tidak akan bertahan lama. Kalau bisa segera dilakukan perbaikan secara total, agar jalan tidak kembali rusak dan menyebabkan kembali terjadinya kecelakaan lalulintas,’’ singkat Djarkoni.(dtk)

Berita Lainnya

Insentif Dokter Belum Dibayar, Termasuk Uang BPJS

CURUP – Meskipun sudah memasuki pertengah April 2019 atau sudah menjelang akhir Catur Wulan Pertama ...

error: Content is protected !!