Jumat , 18 Oktober 2019
Home / Berita utama / Mantan Bupati Bando Amin Berencana Laporkan Pimpinan dan Anggota DPRD Kepahiang Terkait Keterangan Palsu di Pengadilan

Mantan Bupati Bando Amin Berencana Laporkan Pimpinan dan Anggota DPRD Kepahiang Terkait Keterangan Palsu di Pengadilan

KONSULTASI : Penasehar Hukum mantan Bupati Kepahiang Bando Amin, Desi Wahyuni, SH dan Maman Nopiza, SH, usai berkonsultasi ke Ditreskrimum Polda Bengkulu, Selasa (9/4). (foto : hasrul/rb)

BENGKULU- Melalui dua orang penasehat hukumnya Desi Wahyuni, SH dan Maman Nopiza, SH, mantan Bupati Kepahiang Bando Amin berencana  melaporkan pimpinan dan anggota DPRD Kepahiang. Ini terkait  dugaan memberikan keterangan palsu saat bersaksi di Pengadilan Negeri Tipikor Bengkulu. Selasa (9/4) siang,  Desi dan Maman mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Bengkulu untuk berkoordinasi terkait dengan rencana laporan tersebut.

Ketika ditemui awak media, Desi menjelaskan jika unsur pimpinan dewan dan anggota DPRD Kepahiang ada yang menyampaikan keterangan yang tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.  Hal itu disampaikan saat persidangan perkara korupsi pengadaan lahan Tourist Information Centre (TIC) yang mendudukkan Bando Amin yang saat itu sebagai terdakwa. “Kita sudah konsultasikan untuk melaporkan dugaan keterangan palsu yang dilakukan salah satu pimpinan dan anggota DPRD Kepahiang,” sampai Desi didampingi Maman.

Dijelaskannya pada saat persidangan tersebut ada beberapa keterangan yang tidak terjadi, misalnya dikatakan jika sertifikat yang belum ada, tetapi faktanya sudah ada. “Seperti sertifikat yang dikatakan belum ada padahal itu sudah ada dan bahkan sudah dimasukkan ke dalam aset daerah,” jelas Desi.

Desi melanjutkan setelah konsultasi dengan penyidik mereka akan berkordinasi juga dengan pihak keluarga dari kliennya, Bando Amin terkait dengan rencana laporan tersebut. (zie)

Berita Lainnya

Pertama Di Indonesia Bulog Gandeng Pemkab Kepahiang Terkait Penyediaan Kebutuhan Beras ASN

KEPAHIANG – Untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok, khususnya beras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan ...

error: Content is protected !!