Senin , 22 Juli 2019
Home / Daerah / Kaur / Pembangunan Infrastruktur di Kaur dan Bengkulu Selatan Harus Dimaksimalkan

Pembangunan Infrastruktur di Kaur dan Bengkulu Selatan Harus Dimaksimalkan

BERSAMA : Sahlan Sirad saat bersama perwakilan masyarakat Kaur. (foto : ist/rb)

BENGKULU- Ada banyak permasalahan pembangunan di Kabupaten Kaur  dan Bengkulu Selatan. Khususnya terkait infrastruktur dan irigasi. Hal ini disampaikan Caleg DPRD Provinsi Bengkulu dapil Kaur-Bengkulu Selatan, Ir Sahlan Sirad, ME. Seperti persoalan di Kabupaten Kaur.  Infrastruktur di Kaur masih harus ditingkatkan. Khususnya infrastruktur jalan,  masih perlu pengerasan terutama jalan-jalan yang dibuka oleh dana desa.

“Sehingga akses masyarakat dalam untuk membawa hasil pertanian dan perkebunan menjadi lebih rendah  biaya transportasinya jika jalan dibangun dengan bagus,” ungkap Sahlan Sirad yang merupakan caleg nomor urut 1 Partai Bulan Bintang (PBB).

Tak hanya persoalan jalan, Kaur juga membutuhkan pembangunan jembatan yang dibisa dilalui kendaraan roda empat. “Saat ini tidak semua jembatan permanen dan bagus. Masih ada jembatan yang hanya bisa dilalui motor, ada juga harus bergantian melewatinya. Ini menjadi persoalan yang harus dituntskan dan diselesaikan bersama. Sehingga kesejahteraan benar-benar dirasakan masyarakat Kaur,” imbuhnya.

Dalam bidang irigasi selain memperbaiki jaringan irigasi teknis yngg sudah dibangun, Kabupaten Kaur juga perlu membuka irigasi teknis baru. Sehingga masih banyak lahan-lahan yang memungkinkan untuk dijadikan lahan sawah yang beririgasi teknis.

“Begitu juga permasalah yang ada di Seginim. Sebagai daerah dengan potensi  ikan air tawar yang cukup berkualitas dengan adanya usaha kolam air deras pada musim-musim  kemarau petani sawah maupun petani ikan kekurangan air ini harus dicarikan solusinya  (penambahan debit air) dari sungai lain (supllesy),” beber Sahlan.

Dengan keterwakilannya di DPRD Provinsi nantinya, Sahlan permasalahan-permasalahan yang ada di Kabupaten Kaur dan Bengkulu Selatan bisa menjadi fokus pemikiran bersama untuk dimaksimalkan pembangunannya.  “Karena DPRD Provinsi berperan untuk menarik APBD Provinsi dan APBN untuk pembangunan di Kaur dan Bengkulu Selatan,  terutama melalui DAK dan  DAU serta potensi-potensi dana lainnya dengan melakukan pendekatan ke Bappenas, DPR RI dan Kementerian Keuangan,” pungkasnya. (rls/adn)

Berita Lainnya

BOP 157 PAUD Cair

KOTA BINTUHAN – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kaur mulai mencairkan dana  Bantuan Operasional Penyelenggara (BOP) ...

error: Content is protected !!