Senin , 22 Juli 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Residivis Curanmor jadi Bandar Sabu

Residivis Curanmor jadi Bandar Sabu

BANDAR SABU: AS (30) warga Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi yang diduga Bandar Sabu berhasil ditangkap Satresnarkoba Polres Rejang Lebong. (foto : wanda/rb)

CURUP – Satuan Reserse Narkoba (satresnarkoba, red) Polres Rejang Lebong  kembali berhasil membekuk seorang bandar sabu berinisial AS (30) warga Desa Pelalo Kecamatan Sindang Kelingi Jumat (5/4) sore lalu. AS yang diketahui merupakan seorang residivis curanmor ini berhasil ditangkap dengan barang bukti mencapai Rp 10,18 gram atau senilai Rp 12 juta.

Dari pengakuan AS, dirinya memang baru tiga bulan keluar dari penjara lantaran tersandung kasus curanmor. Saat keluar penjara, dirinya bingung mau mencari pekerjaan. Apalagi dirinya merupakan residivis curanmor, pasti susah mendapat kerja. Sehingga dirinya nekat mengambil langkah untuk berjualan narkoba jenis sabu.

‘’Dulu saya kerja serabutan, hingga akhirnya melakukan pencurian motor pak dan ditangkap. Baru tiga bulan lalu saya keluar penjara dan bingung cari kerja. Jadi saya coba mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu setelah keluar penjara,’’ terang AS sembari menundukan kepalanya saat ditanyai wartawan.

Penangkapan AS sendiri berawal saat Satrenarkoba mendapatkan informasi bahwa sore itu akan ada transaksi narkoba di kawasan Simpang Tiga Jalan Kartini Kecamatan Curup. Kemudian Satresnarkoba yang dipimpin Kasat Narkoba Iptu Sampson S. Hutapea, S.IK langsung turun ke lapangan melakukan penyelidikan. Di lokasi yang dimaksud, mereka melihat gerak-gerika dari AS yang mencurigakan.

‘’Saat kita mendatangi TKP, AS ini terlihat duduk sendiri di sekitar pertigaan Jalan Kartini dengan gerak-gerik mencurigakan. Sehingga langsung kita dekati dan AS sempat terlihat panik. Setelah dilakukan interogasi dan penggeledahan di lokasi, kita dapati AS ini membawa narkoba jenis sabu seberat 10,18 gram sabu,’’ terang Kapolres RL AKBP Jeki Rahmat Mustika, S.IK melalui Kasat Narkoba Iptu Sampson S. Hutapea, S.IK saat menggelar release kemarin.

Ditambahkan Sampson, mereka masih mendalami keterangan AS yang mengaku mendapatkan barang haramp tersebut dari seseorang di wilayah Kepala Curup. ‘’Pengakuannya begitu, sebagai pengedar/bendar dan baru beroperasi tiga bulan menjual sabu. Tapi ini masih kita dalami lagi dan menelusuri asal usul barang haram tersebut yang diakui dari Kepala Curup,’’ imbuh Sampson.(dtk)

Berita Lainnya

Penetapan Tersangka Saat HUT Adhyaksa

CURUP – Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong (RL) menargetkan dalam ...

error: Content is protected !!