Senin , 22 April 2019
Home / Berita utama / Sisakan Waktu Seminggu Lagi Pemilu, Surat Suara Kurang

Sisakan Waktu Seminggu Lagi Pemilu, Surat Suara Kurang

LOGISTIK PEMILU : Proses pengepakan surat suara yang dilakukan masyarakat.

BENGKULU – Meskipun Pemilu serentak 17 April tinggal menghitung hari, namun surat suara masih mengalami kekurangan di sejumlah kabupaten dalam Provinsi Bengkulu. Termasuk logistik lainnya, seperti formulir C1. Seperti di Rejang Lebong, sekalipun surat suara susulan sudah tiba di KPU Rejang Lebong. Sebelumnya kekurangan surat suara mencapai 4.111 lembar. Setelah logistik tambahan sampai dan dilakukan penghitungan kembali, ternyata masih kekurangan 2.377 lembar.

Dijelaskan Ketua KPU Kabupaten RL Drs. Restu S. Wibowo melalui Kasubag Umum Riko Saputra kepada RB, logistik kiriman tambahan untuk kekurangan memang sudah sampai. Namun setelah dihitung, tetap kurang 2.377 lembar. Kekurangan tersebut sudah langsung dilaporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Bengkulu agar bisa segera dikirim.

‘’Logistik tambahan yang sudah sampai langsung kita lakukan pengepakan. Selain logis surat suara, kita juga sudah menyampaikan soal kekurangan C1 pleno hologram. Karena untuk C1 berhologram memang belum ada yang ada cuma C1 yang tidak berhologram. Sehingga kita minta dikirimi kembali dari pusat,’’ terang Riko.

Selain menunggu logistik yang masih kurang, tambah Riko, mereka masih terus menyelesaikan pengepakan logistik lainnya. Termasuk pengepakan template untuk penyandang disabilitas dengan logistik lainnya.

‘’Pendistribusian dijadwalkan dimulai sejak 11 April 2019 mendatang dengan mendahulukan logistik wilayah terjauh untuk memaksimalkan pendistribusian,’’ demikian Riko.

Lebong Kurang 2.362

Kabupaten Lebong masih kekurangan 2.362 surat suara. Kekurangan itu akibat 1.549 surat suara dalam kondisi rusak serta kurangnya pengiriman dari penyedia sebanyak 813 surat suara. Atas kekurangan itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebong telah mengirimkan permohonan penambahan surat suara ke KPU Provinsi Bengkulu sesuai berita acara hasil penyortiran dan pelipatan surat suara sejak Jumat (15/3) hingga Senin (25/3).

Surat suara yang rusak itu meliputi surat suara pemilihan presiden dan wakil presiden 24 lembar, DPR 72 lembar dan DPRD Provinsi 1.135 lembar. Termasuk surat suara DPRD Kabupaten Dapil I sebanyak 235 lembar, Dapil II sebanyak 51 lembar dan Dapil III sebanyak 23 lembar. ‘’Sedangkan surat suara untuk DPD yang rusak sembilan lembar,’’ ujar Ketua KPU Kabupaten Lebong, Shalahuddin Al Khidr, SE.

Sementara untuk pengiriman yang kurang, surat suara presiden dan wakil presiden kurang kirim 253 lembar dari kebutuhan 78.913 surat suara. Sedangkan surat suara DPD kurang kirim 125 lembar dari kebutuhan 78.913 surat suara. Untuk DPR kurang kirim 252 lembar dari kebutuhan 78.913 surat suara. ‘’Kalau surat suara DPRD Provinsi masih kurang 134 lembar dari kebutuhan 78.913 surat suara,’’ ungkap Shalahuddin.

Untuk surat suara DPRD Kabupaten Dapil I kurang kirim 6 lembar dari kebutuhan 34.415 surat suara. Sedangkan DPRD Kabupaten Dapil II kurang kirim 31 lembar dari kebutuhan 24.044 surat suara. Terakhir, surat suara DPRD Kabupaten Dapil III kurang kirim 12 lembar dari kebutuhan 20.454 surat suara.

Bengkulu Utara Butuh 2.087 Surat Suara Lagi

KPU Bengkulu Utara akan segera mendistribusikan logistik pemilu ke 19 kecamatan. Kini seluruh logistik seperti Kotak Suara dan Bilik sudah dilipat dan disiapkan untuk distribusi dan ditempatkan di Gudang KPU Bengkulu Utara dengan penjagaan ketat.  Namun KPU kini masih menunggu tambahan surat suara sebanyak 2.087 lagi yang mencakup surat Suara Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan empat Dapil DPRD BU. Kebutuhan tambahan terkecil ada di Dapil III DPRD Bengkulu Utara yang hanya membutuhkan tambahan 85 surat suara lagi.

Ketua KPU Bengkulu Utara Roges MAwansyah, SE, ME menuturkan saat ini KPU sudah siap mendistribusikan logistik pemilu. Direncanakan pengiriman tercepat dilakukan untuk kecamatan Enggano yang memang membutuhkan jalur laut untuk pengirimannya.   “Semuanya sudah kita siapkan per kecamatan dan tinggal menunggu waktu pengiriman. Kekuragan surat suara akan segera kita terima,” pungkas Roges.

Surat Suara Rusak Masih Direkap

Sementara di Seluma, setelah dilakukan pelipatan surat suara pemilihan umum (pemilu) 17 April mendatang pada 28 Maret lalu, saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Seluma, masih melakukan perekapan jumlah surat suara rusak yang ditemukan dalam proses pelipatan.  Ketua KPU Seluma, Sarjan Efendi, SE mengatakan untuk total surat suara rusak tersebut belum dapat disampaikan. Namun pastinya ada surat suara yang ditemukan rusak saat pelipatan dilakukan.

“Kita masih lakukan perekapan surat suara rusak ini. Jadi untuk total ataupun rinciannya belum dapat saya sampaikan, namun yang jelas surat suara rusak itu ada,” jelas Sarjan, Senin (8/4).

Dijelaskan Sarjan, untuk surat suara rusak ini ditemukan di setiap lembaran surat suara, baik surat suara presiden, DPD, DPR RI, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten. Surat suara rusak ini, akan dilaporkan dan disampaikan ke KPU RI untuk diganti sesuai dengan total kerusakan nantinya. “Usai direkap akan langsung kita sampaikan ke KPU RI, untuk diganti,” ujar Sarjan.

Lanjutnya untuk kerusakan surat suara yang ditemukan saat pelipatan, melubernya tinta surat suara tersebut. Sehingga menutupi sebagian gambar ataupun nama calon legislatif (caleg) peserta pemilu serentak 17 April.  Memang cukup mengganggu dengan melubernya tinta tersebut. Sehingga kita masukan dalam surat suara rusak yang harus dilakukan pergantian,” kata Sarjan.

Tambah Sarjan, dipastikannya dalam Satu atau Dua hari ke depan, perekapan akan selesai dilakukan. Sehingga langsung dapat dilaporkan dan disampaikan ke KPU RI untuk pergantian surat suara rusak tersebut. “Selesai direkap akan langsung kita sampaikan dan laporkan, agar dapat langsung diganti, sesuai dengan jumlah yang kita sampaikan nantinya,” pungkas Sarjan.

Sudah Disampaikan ke KPU RI

Anggota KPU Provinsi Bengkulu Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Emex Verzoni menerangkan kekurangan surat suara pengajuan dari kabupaten/kota sudah disampaikan ke KPU RI. Untuk pergantian tinggal menunggu distribusi dari KPU RI, sama halnya saat pendistribusian pertama logistik surat suara, penambahan surat suara untuk mengganti yang rusak akan diterima langsung oleh KPU kabupaten/kota.

“Kita sudah jauh-jauh hari menyampaikan kebutuhan dan kekurangan surat suara pasca disortir. Tinggal menunggu distribusi surat suara pergantian dari KPU RI karena kewenangan pencetakan ada di KPU RI,” kata Emex.

Menurut Emex diperkirakan dalam waktu dekat ini atau paling tidak sekitar H-5 pelaksanaan pemilu, surat suara pengganti yang rusak akan diterima oleh KPU kabupaten/kota. Lantaran nantinya, surat suara tambahan ini kembali akan disortir oleh masing-masing KPU kabupaten/kota. Selanjutnya H-2 sampai H-1 sebelum 17 April, logistik pemilu mulai didistribusikan ke TPS.

“InsyaAllah dalam waktu dekat ini tiba, tunggu saja nanti akan dikirim langsung ke kabupaten/kota,” bebernya.

Emex menambahkan untuk pendistribusian logistik ke Pulau Enggano, KPU sedang mengupayakan untuk meminta bantuan dari Pangkalan TNI Angkatan laut (Lanal) Bengkulu. Menindaklanjuti surat dari KPU Kabupaten Bengkulu Utara dengan meneruskan ke Lanal Bengkulu, untuk meminta bantuan dalam hal pengangkutan logistik pemilu menggunakan kapal milik TNI AU.

“Kalau dari Lanal nanti bisa, Insya Allah logistik pemilu untuk ke Pulau Enggano tidak perlu menggunakan kapal angkutan umum, tapi kapal milik TNI AU,” demikian Emex.

Kini Kelebihan Surat Suara

KPU Bengkulu Selatan sempat kekurangan surat suara dari jumlah seluruh surat suara, DPR RI, DPD, Pilpres, DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi. Namun saat ini hal tersebut berbalik KPU Tanggal 16 April ini akan membakar surat suara yang berlebih setelah adanya penambahan dari KPU pusat.

Komisioner KPU Divisi Sosialisasi Asprian Toni mengatakan, KPU Bengkulu Selatan memang sempat kekurangan surat suara namun hal tersebut tidak menjadi terlalu lama. Sebab tanggal 2 April yang lalu surat suara dari KPU  pusat langsung dikirim ke KPU Bengkulu Selatan.  Adapun jumlah surat suara yang baru ditambah tersebut berjumlah lebih kurang 400 surat suara yang terbagi dari seluruh surat suara DPR RI, DPD, Pilpres, DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi. Diungkapkan Toni, kekurangan surat suara yang terjadi di KPU Bengkulu Selatan lantaran berberapa hal persoalan mulai dari, adanya surat suara yang masuk kotak surat suara lainnya, rusak karena basah dan keterlambatan percetakan.

“Iya sempat kita kekurangan tapi karena cepat lapor KPU pusatpun langsung respon dan tidak lama setelah itu langsung dikirm,” terang Toni.

Lanjut Toni, meskipun terjadi masalah tersebut akan tetapi tidak menggangu kinerja dari KPU BS. Bahkan beber Toni, saat ini KPU Bengkulu Selatan mengalami kelebihan surat suara mulai dari DPR RI, DPD, Pilpres, DPRD Kabupaten dan DPRD Provinsi. Dan KPU Bengkulu Selatan akan mengundang rekan media pada tanggal 16 April untuk membakar surat suara yang berlebih. “Secara rinci saya lupa juga berpa jumlah yang berlebih namun itu terlalu banyak sekitar 400 an lah,” jelas Toni saat di hubungi lewat seluler kemarin.

Di tempat terpisah, Ketua KPU Mukomuko Irsyad menyatakan, Kabupaten Mukomuko tidak kekurangan surat suara. Bahkan, sekarang jumlah surat suara bertambah dari yang dialokasikan di awal. Baik itu untuk DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD RI dan Presiden dan Wakil Presiden. “Kita cukup, sesuai dengan yang diharapkan,” kata Irsyad.

Ada rasionalisasi jumlah surat suara yang didistribusikan ke Kabupaten Mukomuko. Sebelumnya jelas Irsyad, surat suara yang didistribusikan, dilebihkan dua persen untuk setiap daerah pemilihan (Dapil).

Ternyata setelah dilakukan rasionalisasi, dengan hitungan dibagi ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Terdapat kekurangan surat suara yang seharusnya ada stok untuk cadangan. Akhirnya dilaksanakan penghitungan ulang kebutuhan surat suara berdasarkan per TPS. Alhasil, setelah dilakukan rasionalisasi dengan hitungan penambahan dua persen surat suara dari jumlah mata pilih di setiap TPS. Dilakukan penambahan oleh KPU RI, sesuai dengan kebutuhan surat suara dua persen persetiap TPS.

“Kalau per Dapil, itukan jumlah surat suara jadinya gelondongan. Pas kita bagi per TPS, ternyata kurang. Setelah itu dirasionalkan per TPS penambahan 2 persen. Langsung dikirim oleh KPU pusat,” terangnya.

Jadi lanjut Irsyad, jumlah surat suara sekarang ini untuk presiden dan wakil presiden 129.054 lembar. Jumlah yang sama juga untuk surat suara DPD dan DPR RI serta DPRD Provinsi Bengkul Dapil 3. Lalu sebanyak 44.291 lembar untuk surat suara DPRD Kabupaten Dapil I, 42.896 lembar untuk DPRD Kabupaten Dapil 2 dan 41.867 lembar untuk surat suara DPRD Kabupaten Dapil 3. Sehingga total ada 645.270 lembar surat suara.

Sekarang ini kata Irsyad, tengah dilakukan pengelompokan surat suara untuk setiap Dapil. Dan hari ini, baru tuntas penyusunan surat suara berikut dokumen lainnya untuk Dapil 3. Dan hari ini, akan dilanjutkan untuk Dapil 2 dan diteruskan hingga tuntas untuk Dapil 1.

“Lagi ngeset sekarang, Dapil 3 tuntas. Lanjut Dapil 2 dan Dapil 1, mudah-mudahan tuntas dalam dua sampai tiga hari kedepan,” tutup Irsyad.

Surat Suara di Kaur Aman

Hingga kemarin  semua persiapan di KPU Kaur sudah hampir rampung termasuk kotak dan surat suara.  Kepada RB, Ketua KPU Kaur Meixxy Rismanto mengatakan kalau surat suara untuk pemilu di Kaur dalam kondisi aman dan tidak mengalami kekurangan. Namun pihaknya belum bisa memberikan keterangan detil rincian surat suara yang ada saat ini. Kendati  ada beberapa surat suara yang rusak namun tidak terlalu banyak di Kabupaten Kaur. “Untuk surat suara kita Kaur aman dan tidak mengalami kekurangan, karena kerusakan saat kita pelipatan yang kita temukan jumlahnya tidak terlalu banyak,” kata Ketua KPU Kaur malam tadi.

Data terhimpun surat suara di Kaur sebanyak 91.760 lembar surat suara untuk pilpres. Untuk DPD sebanyak 91.411 lembar, DPR RI sebanyak 91.207 lembar dan DPR Provinsi sebanyak 91.258 lembar surat suara. Khusus surat suara DPR Kaur dapil 1 sebanyak 33.715 lembar, DPRD Kaur dapil II sebanyak 19.924 lembar surat suara dan dapil III sebanyak 35.699 lembar surat suara. Sementara jumlah DPT untuk Kaur pada pemilu 2019 ini lebih kurang 89.564 pemilih. (tim)

Berita Lainnya

MA Tolak Kasasi Terpidana Korupsi Jalan Enggano

BENGKULU – Upaya hukum yang dilakukan salah satu terpidana korupsi Jalan Enggano Kabupaten Bengkulu tahun ...

error: Content is protected !!