Senin , 22 Juli 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Gedung Rp 9 Miliar Dipenuhi Semak Belukar

Gedung Rp 9 Miliar Dipenuhi Semak Belukar

SEMAK: Semak belukar tumbuh di sekitar Gedung Balai Rafflesia karena tidak terurus. (foto: fintah/rb)

BENTENG – Kondisi Balai Rafflesia di Komplek Perkantoran Renah Semanek semakin tidak terurus pasca kerusakan yang terjadi di akhir tahun 2018 lalu. Meskipun Dinas PUPR Benteng sudah menyatakan perbaikan akan dilakukan tahun ini melalui Bidang Cipta Karya, namun sudah memasuki triwulan kedua belum juga dilaksanakan.

Hal ini semakin menambah semrawutnya gedung yang dibangun menghabiskan anggaran tak kurang dari Rp 9 Miliar tersebut. Gedung yang menjadi tanggung jawab Bagian Umum Setdakab Benteng sebagai pengelolanya, masih belum bisa difungsikan untuk berbagai kegiatan terutama dalam jajaran OPD Benteng yang ada di Komplek Perkantoran Renah Semanek.

Kabag Umum Setdakab Benteng, Gunawan S.Sos saat dikonfirmasi mengenai pengelolaan Gedung Balai Rafflesia, mengaku dirinya yang baru menjabat beberapa bulan, mengetahui Balai tersebut sudah tidak bisa difungsikan karena belum ada perbaikan. “Kalau secara tugas, memang di Bagian Umum,” terangnya.

Namun, saat ini kondisi keruskaan yang belum diperbaiki tentu tidak bisa dikelola. Dan dikatakannya, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Benteng, yang akan melakukan perbaikan tahun ini. Nantinya, setelah selesai diperbaiki, maka akan menajadi tanggung jawab pihaknya untuk melakukan pengelolaan terkait pemanfaatan gedung tersebut untuk berbagai kegiatan.

Utamanya OPD dalam jajaran Pemkab Benteng dan juga warga sekitar. “Banyak sekali manfaatnya jika perbaikan telah selesai,” demikian Gunawan.(vla)

Berita Lainnya

Bupati Tutup JPD XII

BENTENG – Bupati Bengkulu Tengah (Benteng), Dr. H. Ferry Ramli, SH, MH, Sabtu (20/7) malam ...

error: Content is protected !!