Selasa , 23 April 2019
Home / Daerah / Seluma / Surat Peringatan Sekda Dicueki Pengusaha, Ketua DPRD Desak Tutup Tambak

Surat Peringatan Sekda Dicueki Pengusaha, Ketua DPRD Desak Tutup Tambak

SELUMA– Sekretaris Daerah Pemda Seluma, Irihadi, M.Si akan mengirim surat peringatan (SP)  kedua untuk pimpinan PT. Maju Tambak Subur (MTS) dengan unit usaha tambak udang di Desa Genting Juar, Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM). Ini setelah surat peringatan pertama yang telah dikirimkan Februari lalu tidak diindahkan PT. MTS.

“Kita hanya ingin PT. MTS tertib kalau ingin berusaha di Seluma. Kami ada aturan, jadi harus diikuti dan ditaati, SP 1 telah kita kirimkan tapi belum juga ada tindakan. Oleh karena itu, SP 3 akan segera kita kirimkan dalam waktu dekat ini,” jelas Irihadi.

Dijelaskan Irihadi, sikap diam dan acuh PT. MTS justru hanya akan merugikan PT. MTS sendiri. Selaku Ketua Tim Percepatan Berusaha Seluma, ia menganggap sikap diam PT. MTS ini adalah bentuk pembangkangan. Apalagi beberapa waktu lalu, saat Tim Percepatan Berusaha Seluma yang turun untuk melakukan pengecekan, sempat ditolak oleh PT. MTS.

“Itulah awal kita berikan SP 1. Kita ini tim resmi yang di SK kan oleh bupati, kami datang itu atas nama kedinasan bukan pribadi. Jadi saya sangat tersinggung dengan sikap pimpinan PT. MTS ini, SP 2 akan segera kita layangkan,” kata Irihadi.

Lanjutnya jika SP 2 yang akan segera dikirimkan tersebut, tidak juga diindahkan. Tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menutup usaha tambak udang yang di kelola oleh PT. MTS tersebut. “Harapan kita tidak sampai ke situ (penutupan,red). Setelah SP 2 dikirim, kita harapkan ada tindak lanjut dari PT. MTS,” ucap Irihadi.

Diketahui PT. MTS mulai membuka usaha tambak udang di Desa Genting Juar sejak tahun 2016. Diatas lahan seluas 48 hektare, PT. MTS mulai berproduksi sejak Mei 2018.  Hingga saat ini diketahui PT. TMS sudah empat kali menjual hasil produksi yang omzet mencapai miliaran rupiah. Selama itu juga, belum ada sedikitpun Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disetor oleh PT. MTS ke Pemkab Seluma. Memasuki tahun ketiga berdirinya PT. MTS, hanya pajak reklame yang dibayarkan ke Pemkab Seluma. Sedangkan untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) baru dilakukan pemberkasan persyaratan oleh PT. MTS untuk mengeluarkan tagihan PBB.

Terpisah, Ketua DPRD Seluma, Tenno Heika, S.Sos, MM mulai mengambil sikap tegas atas pembangkangan yang dilakukan PT. MTS. Dirinya meminta agar Pemkab Seluma tidak mentolelir lagi, jika terus membangkang agar segera menutup usaha tambak udang PT. MTS tersebut. “Tutup saja, dua tahun itu bukan waktu yang sebentar. Saya rasa lebih dari cukup, jika PT. MTS ada niat baik melengkapi semua izin agar dapat segera dipungut PAD. Kita tidak boleh lemah, kalau tidak ingin dimanfaatkan,” tegas Tenno.

Namun sangat disayangkan, saat RB mencoba mengkonfirmasi langsung ke pimpinan PT. MTS, Cahyadi belum mendapat jawaban. Dihubungi melalui ponsel dan pesan Whatsaap (WA) belum juga mendapat jawaban, hingga berita ini disusun.(aba)

Berita Lainnya

15 Wajah Baru di DPRD Seluma, Ketua DPRD Kaur Jatah Partai Golkar

SELUMA – Sebanyak 15 caleg wajah baru berdasarkan hasil perolehan suara Pemilu 2019 untuk DPRD ...

error: Content is protected !!