Rabu , 24 Juli 2019
Home / Daerah / Lebong / Tindak Tegas Usaha Wisata Ilegal

Tindak Tegas Usaha Wisata Ilegal

TERTIB : Danau Picung ini, satu-satunya objek wisata di Lebong yang sudah mengantongi TDUP. (foto : aris/rb)

PELABAI – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong, Mahdi, S.Sos mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong bersikap tegas terhadap pelaku usaha bidang pariwisata ilegal. Yakni pelaku usaha pariwisata yang sampai saat ini belum juga mengantongi Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). ‘’Tak hanya sebatas pengelola objek wisata, pelaku usaha perhotelan, rumah makan serta tempat hiburan yang tidak punya TDUP juga harus ditertibkan,’’ kata Mahdi.

Pentingnya TDUP bagi pelaku usaha bidang pariwisata berkaitan dengan amanat Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pendaftaran Usaha Pariwisata. Kalaupun belum bisa langsung ditertibkan, paling tidak ada langkah persuasif yang dilakukan Pemkab Lebong. ‘’Misalnya melayangkan teguran dengan surat peringatan agar pelaku usaha bersangkutan segera mengurus TDUP,’’ terang Mahdi.

Ia menduga banyak usaha bidang pariwisata di Kabupaten Lebong yang belum dilengkapi TDUP. Baik itu usaha yang bergerak di bidang jasa penginapan, rumah makan serta tempat hiburan. Artinya perlu dilakukan pendataan jumlah usaha bidang pariwisata di Lebong oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) dan Bidang Pendapatan, Badan Keuangan Daerah (BKD). ‘’Selaku OPD (organisasi perangkat daerah, red) teknis bidang pariwisata, sudah sepantasnya Disparpora bersikap proaktif. Bukan hanya menunggu,’’ tutur Mahdi.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong, Frans L Julai Simanjuntak, SE mengaku akan segera menertibkan usaha bidang pariwisata yang belum mengantongi TDUP. Tidak dipungkirinya, masih sangat minim pelaku usaha pariwisata yang sudah mengantongi TDUP. ‘’Objek wisata yang sudah mengantongi TDUP baru Danau Picung di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai dan beberapa tempat hiburan karaoke,’’ ujar Frans.

Sedangkan pelaku usaha bidang perhotelan, setahunya belum ada satupun yang mengantongi TDUP. Pihaknya sendiri sudah berencana melakukan penertiban. Namun sebelumnya, akan dilakukan langkah persuasif terlebih dahulu. ‘’Kami harap semua pelaku usaha bidang pariwisata dapat mengurus TDUP ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu,’’ tukas Frans. (sca)

Berita Lainnya

Divonis Percobaan, 3 PPK Banding

PELABAI – Kendati divonis hukuman percobaan, 3 dari 5 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lebong ...

error: Content is protected !!