Rabu , 24 Juli 2019
Home / Metropolis / 19 CJH Terancam Batal Berangkat

19 CJH Terancam Batal Berangkat

BENGKULU – Batas waktu pelunasan sisa pembayaran biaya pelaksanaan ibadah haji tinggal 3 hari saja. Dimana penutupannya yakni tanggal 15 April mendatang, dengan ketentuan, hari libur Sabtu dan Minggu tidak dihitung.  Namun, hingga kemarin (10/4) masih ada 19 Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kota Bengkulu yang belum juga melakukan pelunasan sisa pembayaran biaya pelaksanaan ibadah haji sebesar Rp 7.918.065 .

Ke-19 CJH tersebut hanya mempunyai memiliki waktu tiga hari yakni Kamis, Jumat dan Senin untuk segera melakukan pelunasan. Bila tak juga melunasi sampai Senin (15/4) hingga pukul 15.00 WIB, maka keberangkatan 19 CJH ke Tanah Suci akan ditunda. Selanjutnya jatah kursi mereka akan diganti dengan CJH yang lain.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kota Bengkulu, Ramadan melalui Staf PHU Safrizal. Dikatakannya, para CJH sudah diberikan waktu dari tanggal 19 Maret lalu untuk melunasi sisa pembayaran biaya pelaksanaan ibadah haji. “Sebelumnya, para CJH ini sudah membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 25 juta. Jadi tinggal membayar sisanya saja lagi sebesar Rp 7.918.065,” terang Safrizal.

Ia pun membenarkan, apabila ada CJH yang tidak kunjung melunasi sampai batas hari penutupan, maka  keberangkatan ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah haji akan diundur tahun berikutnya. “Penutupan tanggal 15 April. Bila ada yang tidak melakukan pelunasan, akan diganti dengan CJH yang sudah siap,” sambung Safrizal.

Untuk itu, Ia pun meminta kepada 19 CJH tersebut agar memanfaatkan waktu yang tersisa ini dengan baik. “Kami terus mengingatkan CJH agar segera melunasinya, Jika tidak melunasi nantinya akan diberangkatkan di tahun selanjutnya,” ujarnya. Ditambahkannya, saat ini sudah ada cadangan 6 orang yang siap berangkat untuk menggantikan CJH apabila nantinya mengundurkan diri.

Lanjut Safrizal, untuk CJH cadangan atau pengganti itu, nantinya akan diberikan waktu untuk melunasi sisa pembayaran ibadah haji tahap kedua, yakni dari  tanggal 30 April sampai 10 Mei. Beberapa yang masuk cadangan tersebut adalah CJH yang mengalami gagal sistem dengan berbagai sebab. Diantaranya, sudah pernah naik haji.

Selain itu, bila ada CJH berstatus pasangan suami istri (pasutri), yang suami atau istrinya berangkat duluan tahun ini, sementara pasangannya tahun depan, maka mereka bisa berangkat berbarengan dengan mengisi slot CJH yang mengundurkan diri atau tidak melakukan pelunasan biaya biadah haji sampai batas waktu yang ditentukan.

Hal serupa juga berlaku untuk CJH berusia lanjut yang membutuhkan pendamping khusus. Pendamping khusus itu bisa berangkat berbarengan dengan CJH berusia lanjut itu dengan mengisi slot CJH yang mengundurkan diri.

Ditambahkan Safrizal, nantinya para CJH ini akan mengikuti pelatihan manasik haji sebanyak 2 kali. Ia juga menambahkan apabila ada CJH yang sudah melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji, namun tidak juga berangkat sampai lebih dari 2 kali, maka keberangkatannya maka akan diulang lagi ke pendaftaran awal.

Dimana, nantinya ia mendaftar ulang labgi dan harus ikut antrean baru. Hal tersebut berupa sanksi apabila batal berangkat karena alasan yang tidak jelas. Akan tetapi, sampai saat ini  di Kota Bengkulu belum ada sama sekali kejadian tersebut. (cw1)

Berita Lainnya

Komite Jangan Beratkan Wali Murid

BENGKULU – Saat ini peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020 sudah mulai masuk sekolah. Dengan ...

error: Content is protected !!