Rabu , 13 November 2019
Home / Metropolis / 44 Calon TPHD Dipastikan Tersingkir

44 Calon TPHD Dipastikan Tersingkir

DAFTAR: Peserta calon seleksi TPHD saat memasukan berkas pendaftaran ke sekretariat Timsel TPHD di Ruang Biro Pemkesra Lantai III Kantor Gubernur. (foto: yunike/rb)

BENGKULU – Pendaftaran peserta seleksi calon petugas haji daerah ditutup, Kamis (10/4). Ada 55 pelamar untuk mendampingi jemaah calon haji Bengkulu selama di Tanah suci dengan posisi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD). Mengingat kuota TPHD Provinsi Bengkulu hanya 11 orang, dipastikan 44 orang pelamar akan tersingkir.

Sekretaris Timsel Petugas Haji Daerah Provinsi Bengkulu Edy Junaidi menerangkan hingga penutupan pendaftaran ada 55 pelamar calon TPHD. Paling banyak diminati formasi pelayanan umum, yaitu ada 30 pelamar. Kemudian 20 pelamar tenaga kesehatan, dan 5 pelamar pembimbing ibadah.

Berkas persyaratan ke-55 pelamar ini masih akan diverifikasi kembali. Bagi yang memenuhi persyaratan administrasi baik persyaratan umum maupun khusus akan mengikuti uji kompetensi kemampuan akademik. “Ada 11 kuota TPHD dengan 3 formasi dibutuhkan, yaitu 4 orang pelayanan umum, 4 orang pelayanan bimbingan ibadah, dan 3 orang pelayanan kesehatan,” kata Edy.

Nama-nama yang memenuhi persyaratan hasil verifikasi, terangnya, nantinya akan diumumkan sekaligus berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya, yaitu tes tertulis uji kompetensi dan tes wawancara dilaksanakan oleh timsel petugas haji daerah. “Untuk jadwal dan tempat lokasi ujian masih akan dibahas kembali bersama timsel, nanti akan kita umumkan,” jelas Edy.

Ditambahkan Ketua MUI Provinsi Bengkulu yang juga anggota timsel, Prof. Dr. Rohimin, M.Ag, untuk memberikan kesempatan bagi yang lain anggota TPHD tahun ini akan lebih diutamakan bagi yang belum pernah menjadi petugas haji. Selain itu juga diutamakan  bagi yang sudah pernah melaksanakan ibadah haji. Mengingat tugas TPHD ini nantinya akan melayani, mendampingi jemaah calon haji dari Bengkulu selama di Tanah Suci.

Seluruh peserta seleksi petugas haji, menurutnya berpeluang untuk ditunjuk sebagai anggota TPHD selama memenuhi persyaratan. “Ada wawancara, yang nantinya calon anggota TPHD akan dites bacaan Al Qurannya. Apalagi yang memilih sebagai pembimbing ibadah harus memiliki kemampuan dibidang peribadatan dan ilmu manasik haji,” demikian Rohimin.(key)

Berita Lainnya

CSR BNI, Gelar Pelatihan Rescue Untuk Pelaku Usaha Wisata Perahu

BENGKULU–  Untuk menciptakan wisata yang aman dan nyaman, sehingga berimbas pada peningkatan pendapatan masyarakat dibidang ...

error: Content is protected !!