Senin , 22 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Hujan Deras, 6 Titik Lokasi Banjir di Kepahiang 

Hujan Deras, 6 Titik Lokasi Banjir di Kepahiang 

TERGENANG: Salah satu titik genangan air akibat hujan deras Rabu (10/4), di Jembatan Tebat Monok. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kepahiang dan sekitarnya, sore kemarin (10/4), sejumlah wilayah di Kecamatan Kepahiang terendam air dan tanah longsor. Terhitung ada 6 titik lokasi yang tergenang air yakni jalan lintas Desa Tebat Monok, jembatan Musi I, Desa Permu, Kelurahan Pasar Kepahiang, Kelurahan Dusun Kepahiang, dan Kelurahan Kutorejo. Sementara bencana tanah longsor terjadi di Desa Bogor Baru Kecamatan Kepahiang.

Untuk bencana banjir, berdasarkan beberapa keterangan warga diakibatkan oleh ketidakmampuan drainase yang ada akan debit air yang tinggi dari hujan yang mengguyur. Seperti yang diungkapkan Yusuf (34), warga Desa Tebat Monok. Ia mengatakan, air mulai menggenangi pemukiman warga dan jalan sekitar pukul 16.00 WIB. Hal ini dikarenakan air hujan yang mengalir ke drainase, tak mampu disalurkan sepenuhnya lantaran drainase yang tersumbat diakibatkan sampah yang menumpuk.

“Tidak ada cara lain, kami terpaksa bergotong royong membersihkan drainase yang tersumbat tersebut. Kalau tidak, kami khawatir air akan semakin menggenangi rumah warga,” ujar Yusuf.

Sementara di Desa Bogor Baru Kecamatan Kepahiang, sebuah musala dan rumah warga diterjang tanah longsor akibat hujan. Seperti yang menimpa Musala Al-Baroqah yang terletak di Dusun IV Desa Bogor Baru. Setengah dari dinding bangunan musala tersebut jebol akibat tanah longsor. Salah satu warga, Zulkarnain (34) mengatakan, kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WIB sebelum waktu salat Ashar. Saat itu salah seorang pengurus musala tengah membersihkan musala guna persiapan ibadah salat Ashar.

“Kejadiannya begitu cepat. Saat itu terdengar suara gemuruh, dan tak lama kemudian dinding musala jebol dihantam tanah. Ini sudah kejadian yang kedua kalinya terjadi menimpa musala kami ini,” ungkap Zul.

Tak hanya musala, hujan deras juga mengakibatkan tembok rumah warga di Dusun IV, roboh dan menimpa rumah warga di sebelahnya. Seperti yang dialami Meri (45), warga Dusun IV. Dinding rumahnya ambruk dan menimpa rumah tetangganya.

“Ya saat hujan deras, tiba-tiba tembok di samping rumah ambruk. Materialnya pun menimpa rumah tetangga di bawah, sehingga mengakibatkan dinding rumah tetangga pun jebol,” ungkap Meri.

Meri pun mengeluhkan pihak pengelola perumahan tempat ia tinggal, karena menurutnya ambruknya tembok rumah tersebut lantaran bangunan rumah yang asal-asalan. “Kami akan sampaikan persoalan ini kepada pihak pengelola perumahan ini, seperti apa solusinya,” ujar Meri. (sly)

Titik Banjir dan Longsor  di Kabupaten Kepahiang

  1. Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Banjir
  2. Jembatan Musi I Tebat Monok Banjir
  3. Desa Permu Kecamatan Kepahiang Banjir
  4. Kelurahan Pasar Kepahiang Banjir
  5. Kelurahan Dusun Kepahiang Banjir
  6. Kelurahan Kutorejo Kecamatan Kepahiang Banjir
  7. Desa Bogor Baru Longsor

Berita Lainnya

Kader Nasdem Diprediksi Duduki Kursi Ketua Dewan

KEPAHIANG – Kendati KPU Kabupaten Kepahiang belum melakukan pleno rekapitulasi hasil pemungutan suara, namun dari ...

error: Content is protected !!