Rabu , 24 Juli 2019
Home / Metropolis / Optimis Target Zakat Rp 4,2 Miliar Tercapai

Optimis Target Zakat Rp 4,2 Miliar Tercapai

KONTER: Pelayanan di Baznas Provinsi Bengkulu yang melayani konsultasi zakat, permohonan bantuan dan sebagainya. (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu menargetkan pengumpulan zakat masih sama seperti tahun sebelumnya yakni Rp 4,2 miliar. Jumlah ini merupakan target pengumpulan zakat baik dari umum maupun dari PNS. Zakat tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai program pemberdayaan umat dan masyarakat.

Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Muhtaridi Baijuri mengaku optimis target tersebut dapat tercapai, bahkan bisa lebih dari target. Hal itu dikarenakan dengan adanya Surat Edaran (SE) Gubernur Bengkulu Nomor 451.1/248/B.1/2019 yang mengimbau seluruh pegawai beragama Islam di Provinsi Bengkulu yang sudah memenuhi nishab dan haulnya agar menunaikan zakat.

SE tersebut ditujukan kepada kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bengkulu, kepala instansi vertikal di Provinsi Bengkulu serta pimpinan lembaga perguruan tinggi/BUMN/BUMD dan perusahaan swasta/organisasi profesi se-Provinsi Bengkulu. Saat ini baru ada 1.153 PNS yang menjadi muzakki, musaddiq, dan munfiq.

Padahal jumlah PNS Pemprov Bengkulu sendiri mencapai 7.000 orang lebih. Selain itu, hukum zakat menyebutkan bila seseorang menghasilkan gaji yang besarannya sama dengan 85 gram emas selama 1 tahun atau uang sekitar 43 juta wajib untuk mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen dari gajinya.

“Surat Gubernur ditujukan untuk seluruh PNS yang ada agar melaksanakan kewajiban membayar zakatnya,” jelasnya. Ia menambahkan, pada tahun 2018 lalu zakat yang terkumpul di Baznas Provinsi Bengkulu sebesar Rp 3,7 miliar. Sementara itu untuk tahun 2019 sampai dengan maret lalu, Baznas Provinsi sudah mengumpulkan Rp 571.723.867 atau lebih dari setengah miliar rupiah .

Dengan rincian, terkumpul dari zakat melalui UPZ SKPD Pemprov sebesar Rp 206.133.520, zakat melalui UPZ instansi vertikal sebesar Rp 222.863.152, zakat maal/perorangan sebesar Rp 115.019.190. Lalu zakat perusahaan sebesar Rp 26.701.577 serta penerimaan bagi hasil atas penempatan dana zakat yakni sebesar Rp 1.000.328.

Nantinya dana zakat yang terkumpul tersebut akan  diperuntukkan untuk membantu masyarakat tidak mampu yang berada di Provinsi Bengkulu. Saat ini ada 309 ribu warga tidak mampu di Provinsi Bengkulu. Sementara zakat yang terkumpul tahun 2018 lalu, hanya sangguo  membantu 2 persen saja dari total 309 ribu warga tak mampu.

“Harapan ke depan target tercapai dan dapat terpenuhi sehingga jumlah masyarakat tidak mampu di Bengkulu ini dapat berkurang, tahun ini harapannya meningkat dari tahun sebelumnya,” harapnya.(cw1)

Berita Lainnya

Komite Jangan Beratkan Wali Murid

BENGKULU – Saat ini peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020 sudah mulai masuk sekolah. Dengan ...

error: Content is protected !!