Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Sudah 23 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pembunuhan Sadis di Pino Raya

Sudah 23 Saksi Diperiksa Terkait Kasus Pembunuhan Sadis di Pino Raya

KOTA MANNA –Kasus pembununan sadis terhadap ibu 2 anak Riamanaini (35), warga Desa Talang Padang,  Kecamatan Pino Raya, 30 Maret lalu, hingga Kamis (11/4) belum terungkap. Bahkan Satrekrim Polres Bengkulu Selatan dan Polsek Pino Raya sudah memeriksa 23 saksi.  Penyelidikan masih berlangsung. Bahkan polisi terus melakukan pengembangan terhadap 23 saksi yang telah diperiksa. Tapi beberapa kesulitan ditemui di lapangan. Banyak warga enggan komentar banyak saat diperiksa polisi.

Kerabat dekat korban dan orang sekitar kejadian, juga sudah dimintai keterangan. Bukti-bukti yang mengarah kepada pelakupun berberapa kali diperiksa Satreskrim, tetapi hal tersebut masih belum bisa menjurus ke arah siapa pelaku sebenarnya.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH melalui Kasat Reskrim AKP. Enggarsah Alimbaldi, SH, S.IK, mengatakan dalam kasus pembunuhuan ibu 2 anak ini, dipenyelidikan terus berjalan.  Mulai pemeriksaan orang-orang terdekat korban, hingga orang-orang sekitar kejadian sudah dimintai keterangan secara mendalam. Sekecil apapun informasi datang dari masyarakat, sangat berguna bagi penyidik.

Tetapi yang menjadi kendala, dari berberapa saksi yang diperiksa belum tunjukan ke arah yang lebih dalam saat pemeriksaan. Padahal, beber Enggarsah, saat di tengah-tengah masyarakat informasi yang beredar banyak sekali masyarkat berspekulasi siapa pembunuhnya. “Banyak yang menduga dan beranggapan itu. Tapi tidak bisa dijadikan bukti sebenarnya,” ujar Kasat Enggarsah.

Satreskrim optimistis mampu mengungkap kasus tersebut. Dengan banyaknya saksi yang diperiksa dan pengumpulan barang buktinya, sebagai petunjuk terus dikembangkan. “Optimis itu wajib. Bukan tak mungkin pelaku tersebut bisa tertangkap,” harap Enggarsah.(tek)

Berita Lainnya

Terkesan Provokatif, Bupati Tinggalkan Rapat

KOTA MANNA -Hearing antara Bupati Bengkulu Selatan (BS) Gusnan Mulyadi, SE, MM dengan  para pejabat ...

error: Content is protected !!