Minggu , 21 April 2019
Home / Breaking News / Diduga Sediakan Layanan Mesum, Satpol PP Tutup Karoke dan Panti Pijat

Diduga Sediakan Layanan Mesum, Satpol PP Tutup Karoke dan Panti Pijat

RAZIA : Satpol PP Kota saat mendata perempuan pekerja yang ditemukan saat razia digelar, Jumat (12/4). (foto : hasrul/rb)

BENGKULU – Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu,Jumat (12/4) merazia panti pijat dan tempat karaoke yang berlokasi di lapangan golf Kelurahan Lingkar Barat. Usaha yang diduga menyediakan jasa mesum tersebut tak memiliki izin.

Dalam giat yang dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, pertama menyambangi lokasi karaoke dan panti pijat Star yang ada persis di sebelah gerbang masuk lapangan golf. Di lokasi ini petugas langsung menanyakan perihal izin terkait usaha yang dibuka tersebut.

Dari 3 orang karyawan wanita yang berpakaian seksi tersebut mereka sama sekali tak bisa menunjukkan izin atas usaha yang mereka operasikan. Bahkan mereka secara terang-terangan mengaku jika memang usaha yang mereka lakukan tidak memiliki izin. ” Kami hanya karyawan Pak soal izin enggak tahu pak dari bos kami,” kata salah seorang karyawan tersebut.

Petugas langsung melakukan pendataan terhadap ketiganya, Selain itu petugas kemudian langsung meminta mereka menutup usahanya dan tidak beroperasi. ” Saya minta usaha ini ditutup karena memang tidak memiliki izin jika tetap dibuka maka akan saya tutup paksa nantinya,” tegas Mitrul.

Begitu juga Star karaoke saat disambangi petugas juga tak mampu menunjukkan atas usaha karaoke dan panti pijat tersebut. Menurut Mitrul, izin yang mereka miliki bukan untuk usaha karaoke ataupun panti pijat melainkan izin untuk usaha perdagangan barang-barang elektronik seperti AC komputer laptop dan lainnya. Namun manajemen menyalahgunakan izin tersebut dengan membuka usaha lain.
” Setelah kita minta tutup ini nanti untuk selanjutnya akan kita pantau terus jika mereka membuka kembali maka secara tegas akan kita tutup paksa,” tambah Mitrul.

Petugas kemudian melanjutkan perjalanan untuk melakukan razia di tempat warung remang-remang yang belakangan kerap kali mendapatkan laporan dari masyarakat jika warem tersebut sudah meresahkan masyarakat. Di sini petugas mendapati beberapa tamu yang sedang asyik meminum tuak. “Kegiatan yang kita lakukan ini sebagai tindak lanjut dari adanya Laporan masyarakat berkenaan dengan tempat-tempat hiburan dan panti pijat yang sudah meresahkan masyarakat,” demikian Mitrul. (zie)

Berita Lainnya

Blanko E-KTP Kosong, Dukcapil Andalkan Suket

BENGKULU –  Ketersediaan blangko e-KTP (KTP elektronik) di Kota Bengkulu kembali mengalami kekosongan. Kekosongan blangko ...

error: Content is protected !!