Selasa , 10 Desember 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Menang Gugatan, Tuntut Kompensasi

Menang Gugatan, Tuntut Kompensasi

Edi Hermansyah

BENTENG – Mantan Kades Taba Terunjam, Hartanto S.HI memenangkan gugatan atas pemberhentiannya sebagai kepala desa 2017 lalu, oleh Pemkab Benteng di tingkat Mahkamah Agung (MA). Kemenangan ini, sudah ketiga kalinya diperoleh oleh Hartanto sejak gugatannya dimasukkan ke PTUN Bengkulu hingga banding yang dilakukan tergugat dalam hal ini Pemkab Benteng ke PTTUN Medan.

“Tiga kali sudah saya selalu menang,” terang hartanto.

Hartanto meminta Pemkab harus bisa memahami dan melaksanakan putusan tersebut. Karena, putusan MA merupakan putusan hukum tertinggi yang bersifat incrach. Hartanto menuntut Pemkab dari putusan MA tersebut, agar Pemkab memberikan haknya. Seperti gajinya sebagai Kades. Selain itu, kerugian dalam bentuk materil dan non materil, juga harus diakomodir oleh Pemkab Benteng.

Mengenai nilai ganti rugi atas gugatannya, Hartanto mengaku masih menunggu itikad baik dari Pemkab Benteng. Namun, apabila Pemkab Benteng tidak melaksanakan Putusan MA tersebut, maka dirinya siap menempuh jalur hukum lainnya. “Seperti jalur pidana,” kata Hartanto.

Sementara itu, Plt Sekda Benteng, dr. Edy Hermansyah Ph.D saat dikonfirmasi mengenai hal ini mengaku masih menunggu salinan resmi putusan dari MA. Pihaknya sudah tentu akan mentaati aturan yang berlaku. Namun, mereka harus memahami isi putusan MA tersebut.

“Masih menunggu laporan resminya,” demikian Edy.

Sekadar mengingatkan, Hartanto diberhentikan oleh Pemkab Benteng dari jabatannya sebagai kepala desa Taba Terunjam terkait penyelenggaraan pemerintahan di desa tersebut. Bahkan Hartanto dinilai melakukan pelanggaran karena mengganti perangkat desa tanpa persetujuan dari atasannya. Meskipun sudah 3 kali menang, namun saat ini Hartanto tetap tidak bisa menjabat lagi sebagai Kades.(vla)

Berita Lainnya

Dewan Awasi Rekrutmen Pegawai Tidak Tetap Satpol PP

BENTENG – Pemkab Bengkulu tengah akan merekrut tenaga pegawai tidak tetap Satpol PP yang akan ...

error: Content is protected !!