Kamis , 27 Juni 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Besok, Seluruh APK dan BK Dibersihkan

Besok, Seluruh APK dan BK Dibersihkan

APEL: Kegiatan apel patroli pengawasan anti politik uang yang digelar Bawaslu Mukomuko, Jumat (12/4). (foto: peri/rb)

MUKOMUKO – Ketua Bawaslu Mukomuko, Padlul Azmi, SH,  menegaskan mulai besok (14/4), seluruh alat peraga kampanye (APK) dan bahan kampanye (BK) harus bersih. Jika masih kedapatan disengaja dibiarkan oleh partai politik (Parpol) atau caleg bersangkutan, pidana akan membayangi.

“Dipidana dengan kurungan paling lama setahun dan denda paling banyak Rp 12 juta,” tegas Padlul kepada RB, kemarin (12/4).

Dinyatakan Padlul, pihaknya sudah melayangkan surat ke seluruh Parpol tingkat kabupaten peserta Pemilu. Agar mereka menginstruksikan serta memberitahukan kepada calegnya agar membersihkan atau menurunkan segala atribut APK dan BK.

“Selambat-lambatnya tiga hari sebelum pemungutan suara. Atau tepatnya tanggal 14 April 2019 pukul 00.00 WIB,” tegasnya.

Padlul berharap, Bawaslu tidak sampai turun tangan melakukan penertiban. Karena jika sampai terjadi, tidak menutup kemungkinan teguran hingga dilakukan proses atas tindakan pelanggaran akan dilakukan Bawaslu. Tidak hanya parpol bersangkutan, tapi tidak menutup kemungkinan juga pada calegnya.

‘’Kami mau tidak ada action. Artinya bersih semuanya. Jika sampai ada aksi pembersihan dari Bawaslu, berarti ada pelanggaran di sana,” tegas Padlul.

Sementara itu pagi kemarin, Bawaslu Mukomuko menggelar apel patroli pengawasan anti politik uang pada masa tenang Pemilu 2019. Kegiatan ini dihadiri seluruh komisioner Bawaslu Mukomuko, yang dilaksanakan di depan Sekretariat Bawaslu.

Dikatakan Padlul, ini dilakukan karena masa tenang merupakan masa krusial. Di fase inilah akan menguji integritas seluruh elemen. Karena di masa tenang, berdasarkan pengalaman, cenderung diwarnai praktik kecurangan.

“Bukan hanya soal politik uang. Tapi juga propraganda isu sara, penyebaran berita bohong untuk saling menjatuhkan. Bahkan terjadi benturan kekerasan antar pendukung,” ujar Padlul.

Tim patroli akan mulai turun saat masa tenang. Dengan melibatkan semua unsur pengawasan. Bukan saja pengawas dibawah Bawaslu, tapi juga pengawasan partisipatif dari masyarakat.

“Kami yakin integritas pengawas kita. Terus pengawasan partisipasif, itu melibatkan seluruhnya. Seperti tokoh masyarakat, tokokh agama, tokoh pemuda dan lainnya. Karena memang semuanya itu sudah kita lakukan Bimtek. Tak hanya tingkat kabupaten, Bimtek sampai ke tingkat kecamatan,” demikian Padlul.(hue)

Berita Lainnya

Guru Sulit Naik Pangkat

MUKOMUKO –  Guru berstatus PNS harus bersedia dipindah tugas kemanapun, mengabdi di wilayah Kabupaten Mukomuko. ...

error: Content is protected !!