Senin , 22 Juli 2019
Home / Metropolis / Dewan Minta Data Verifikasi Penerima Bantuan Air PDAM

Dewan Minta Data Verifikasi Penerima Bantuan Air PDAM

BENGKULU- Program pemasangan saluran pipa air PDAM secara gratis tersebut ditargetkan sebanyak 1500 sambungan jaringan yang menyebar di beberapa kecamatan Kota Bengkulu tampaknya menjadi sorotan kalangan DPRD Kota Bengkulu. Pasalnya hingga kemarin (8/4), manajemen PDAM belum menyampaikan jumlah data kuota masing-masing kecamatan kepada DPRD kota.

Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Sudisman, S.Sos meminta agar manajemen PDAM kota berlaku transparan terkait program pemasangan saluran air PDAM gratis tersebut. Sebab menurutnya, program tersebut rawan manipulasi. “Data itu wajib disampaikan ke dewan. Karena kita ingin melihat kuota di tiap kecamatan itu berapa yang dapat. Jadi dari jumlah kuota keseluruhan 1500 itu juga dilihat kriteria masing kecamatannya seperti apa,” terang Sudisman.

Menurut Sudisman, pihaknya dalam waktu dekat usai pemilu mendatang akan menjadwalkan pemanggilan pihak terkait menanyakan soal progress program pemasangan saluran air gratis PDAM tersebut. “Karena banyak laporan dari masyarakat yang masih kebingungan dengan program itu. Makanya kita minta juga PDAM gencar melakukan sosialisasi dilapangan. Mengingat banyak masyarakat kurang mampu yang membutuhkan program tersebut,” ungkapnya.

Selain itu lanjut Sudisman,  PDAM juga harus mencari terobosan baru dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Dengan tujuan agar pelanggan merasa pelayanan yang diberikan PDAM maksimal. “Karena terobosan itu sangat penting ada. Apalagi seperti PDAM di daerah lain itu banyak cara yang dilakukan PDAM untuk mengatasi air baku yang terus keruh tersebut. Seperti menggunakan alat penjernihan air dan sebagaiknya,” tuturnya.

Sementara itu disisi lain Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Hamsi meminta,  agar manajemen PDAM lebih memaksimalkan lagi pelayanan yang diberikan terhadap pelanggan. Karena jika pelanggan kecewa terhadap pelayanan yang diberikan PDAM, maka PDAM akan terancam bangkrut. Sebab PDAM merupakan perusahaan daerah yang pendapatannya dari pelanggan.

“Pelanggan itu kunci utama PDAM untuk dapat terus maju. Karena ketika pelanggan PDAM sudah lari dan tidak mau berlangganan lagi. Artinya PDAM tidak dipercayai lagi. Bisa-bisa PDAM nanti terancam bangkrut, ketika pelanggannya lari,” ujarnya.

Dilansir RB sebelumnya, ini informasi penting bagi masyarakat Kota Bengkulu yang ingin berlangganan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma. Pasalnya tahun ini PDAM kembali melakukan pemasangan sambungan gratis senilai Rp 3 miliar dari dana penyertaan modal APBD kota. Rencananya pemasangan saluran pipa air PDAM secara gratis tersebut ditargetkan sebanyak 1500 sambungan jaringan yang menyebar di beberapa kecamatan Kota Bengkulu.

Direktur PDAM Tirta Dharma Kota Bengkulu, Drs. H. Sjobirin Hasan, SE, MBA mengatakan, bahwa program ini sudah berjalan sejak tahun 2017 lalu. Untuk tahun ini kembali diadakan Pemerintah Kota. Menurutnya, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan ditiap kecamatan Kota Bengkulu.

“Untuk saat ini sudah ada sekitar 900 lebih yang terdata. Dan kita masih menunggu apabila masyarakat ingin mendapatkan program ini. Sebab target kita ada sebanyak 1500 masyarakat yang berpenghasilan rendah mendapatkan program ini,” jelasnya.(new)

Berita Lainnya

Anggaran Lampu Jalan, Tambah  Rp 10 Miliar

BENGKULU – Program terang menderang lampu jalan wilayah Kota Bengkulu tampaknya menjadi program prioritas Pemerintah ...

error: Content is protected !!