Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Lebong / Hanya 39 Mobnas Dinilai

Hanya 39 Mobnas Dinilai

PELABAI – Hingga batas akhir penilaian susut barang kemarin (12/4), baru 39 unit mobil dinas (mobnas) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong yang dilakukan penghitungan oleh Tim Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) dari Jakarta. Jumlah itu sesuai dengan jumlah kendaraan yang diserahkan 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari 92 unit yang diusulkan 12 OPD jajaran Pemkab Lebong.

‘’Yang lain bagaimana mau dihitung susut barangnya kalau fisik mobilnya tidak diserahkan ke kami. Terlebih untuk OPD yang sama sekali tidak menyerahkan fisik mobilnya dari jumlah yang mereka sendiri mengusulkan,’’ ujar Kabid Aset, Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Lebong, Rizka Putra Utama, M.Si kepada RB.

Untuk tindak lanjutnya, Putra mengaku akan menyerahkan sepenuhnya ke Asisten I Setkab Lebong selaku ketua panitia penghapusan atau lelang barang milik daerah berupa kendaraan dinas. Mengingat Bidang Aset telah melaksanakan tugas sesuai instruksi ketua panitia serta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Lebong, Drs. Dalmuji selaku penanggung jawab. Penyerahan mobil dilimit 15 hari terhitung Jumat (29/3).

‘’Kami sudah menyurati, mengingatkan bahwa menjemput mobnas yang kondisinya rusak langsung ke OPD pengusul sesuai jadwal yang telah ditentukan. Namun untuk beberapa OPD yang sampai hari ini (kemarin, red) tidak ada koordinasinya, tentunya akan kami buatkan berita acaranya bahwa OPD bersangkutan belum serahkan mobnas yang akan dilelang,’’ tutur Putra.

Tidak dipungkirinya, jika mengacu ke hasil kesepakatan panitia bahwa mobnas yang tidak dinilai oleh KJPP karena tidak diserahkan ke Bidang Aset, tidak bisa dihapus dari daftar aset sehingga tidak bisa dilelang. Namun untuk jumlah mobnas yang akan dilelang, Putra mengaku menunggu instruksi dari Asisten III selaku ketua panitia penghapusan atau lelang barang milik daerah.

Sementara Asisten III Setkab Lebong, Sumiati, SP, MM belum bisa dikonfirmasi. Sedangkan Sekkab Lebong, Drs. Dalmuji Suranto mengaku belum menerima laporan dari ketua panitia. Namun dipastikannya hanya mobnas yang telah dinilai KJPP yang akan dilelang. Untuk mobil yang belum diserahkan, akan dikoordinasikannya ke bupati. ‘’kebijakan penghapusan aset tetap merujuk ke perintah bupati,’’ tukas Dalmuji.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong, Rachman, SKM, M.Si mengaku 13 unit mobnas yang diusulkan untuk dihapus dari daftar aset memang belum diserahkan ke Bidang Aset. Namun bukan disengaja, tapi karena seluruh mobil dalam kondisi rusak sehingga sulit diantarkan ke kantor Pemkab Lebong. ‘’Sampai sekarang (kemarin, red), kami masih berupaya mengantarkan mobil yang akan dihapus ke Kantor Pemkab,’’ ujar Rachman.(sca)

Berita Lainnya

Baru 10 Ribu Anak Dilengkapi KIA

PELABAI – Dari 25 ribu anak yang masuk target wajib Kartu Identitas Anak (KIA) tahun ...

error: Content is protected !!