Rabu , 23 Oktober 2019
Home / Berita utama / Upal Beredar Jelang Pencoblosan

Upal Beredar Jelang Pencoblosan

Rekapitulasi DPT. (grafis: yunike/rb)

KOTA BINTUHAN – Uang palsu (upal) marak  beredar  jelang hari pencoblosan Pemilu pada 17 April. Masyarakat diminta untuk mewaspadai.  Seperti yang ditemukan di Kaur belum lama ini.

Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK menghimbau kepada warga Kaur untuk waspada upal jelang pemilu. Karena sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk menyebar upal, pihaknya berharap agar warga melapor jika ada oknum yang sengaja mencetak atau menyebarkan upal di Kaur.

“Kita himbau kepada pedagang dan warga di pasar untuk waspada akan peredaran upal. Apalagi jelang pemilu biasanya banyak oknum yang nakal menyebarkan upal. Kita harapkan kerjasamanya untuk melapor ke polsek atau polres jika ada temuan upal dan sebagainya,” kata Kapolres Kaur.

Adapun upal yang ditemukan di Bakso Pertamax Bintuhan. Uang itu berasal dari pembeli bakso yang mendapat uang kembalian dari belanja dari tempat lain. Upal pecahan Rp 50 ribu, sekilas memang tidak nampak seperti upal. Namun setelah diamati ukurannya, upal tersebut lebih kecil dari uang asli. Kemudian bentuk warnanya lebih pudar, kendati ada nampak sedikit bayangan kalau di lihatkan ke lampu.

“Saya tidak tahu kalau itu Upal pak. Saya dari belanja di wilayah Wayhawang Kecamatan Maje dan dapat kembalinya uang Rp 50 ribu. Jadi makan bakso dan saya tidak menyangka kalau upal, kami ini dari kondangan di Jembatan Dua,” ungkap Sutimah warga Maje kepada RB saat memperlihatkan upal tersebut. Menurut keterangan karyawan warung bakso, belum lama ini sudah dua kali ditemukan upal. Dan ini menjadi pelajaran sehingga setiap yang membelanjakan uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Sementara itu, pascakeluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) ikut mempengaruhi jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Provinsi Bengkulu. Jumlah pemilih pada DPT tanggal 19 Februari lalu berkurang, dari 1.400.490 jiwa saat ini menjadi 1.399.108 jiwa. Lantaran ada 1.382 pemilih yang dikembalikan menjadi Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, S.Ag, MM menerangkan pleno DPTb tingkat provinsi, Jumat (12/4) di Hotel Madelin dilaksanakan pasca adanya putusan MK terbaru terkait DPT. Berdasarkan hasil pleno terbuka KPU Provinsi Bengkulu jumlah pemilih di Bengkulu terbaru ada 1.399.108 jwa. Terdiri dari 708.242 pemilih laki-laki dan 690.866 pemilih perempuan yang tersebar di 10 kabupaten/kota.

Dari hasil pleno itu juga, ada jumlah pemilih DPT yang dikembalikan jadi DPK sebanyak 1.382 pemilih. Sehingga pada DPT hasil pleno kemarin jumlah pemilih berkurang dari DPT tanggal 19 Februari dulu, ada 1.400.490 pemilih. “Berkurang karena jumlah DPT yang dikembalikan jadi DPK ada 1.382 menindaklanjuti putusan MK,” kata Irwan.

Sedangkan untuk DPTb, sambungnya, hasil pleno kemarin ada sebanyak 7.408 pemilih masuk dan sebanyak 7.398 pemilih keluar. Pemilih pada DPTb ini merupakan pemilih yang pindah memilih dari DPT dimana pemilih tersebut terdaftar awalnya. Sementara untuk pemilih yang masuk dalam kategori DPK adalah pemilih yang tidak masuk DPT namun memiliki e-KTP, bisa memilih di TPS sesuai dengan alamat yang tertera pada identitas pemilih.

“Bagi yang belum memiliki e-KTP dan tidak masuk DPT, juga bisa menggunakan Surat Keterangan (Suket) dari Dukcapil setempat. Pemilih DPK ini bisa memilih jam 12.00 WIB-13.00 WIB, sepanjang surat suara masih tersedia,” beber Irwan.

18.792 Surat Suara Didistribusikan

Sementara itu pasca pensortiran surat suara oleh KPU di 10 kabupaten/kota, Provinsi Bengkulu masih kekurangan surat suara sebanyak 18.792 lembar. Kekurangan ini sudah ditambah oleh KPU RI dan mulai didistribusikan ke kabupaten/kota yang masih membutuhkan surat suara. Meskipun sudah ditambah sebanyak 18.792 surat suara namun Bengkulu masih membutuhkan penambahan surat suara trip kedua sebanyak 1.778 lembar. Kekurangan ini masih dikoordinasikan dengan KPU RI.

“Total kebutuhan untuk 5 jenis surat suara sebanyak 7.146.893 lembar. Dikirim KPU baru 18.792, masih kurang 1.778 lembar surat suara lagi. Mudah-mudahan kekurangan ini juga bisa dipenuhi,” demikian Irwan. (cik/key)

Berita Lainnya

Terima Kasih Nopian Andusti, Selamat Datang Hamka Sabri

BENGKULU– Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang diberikan Nopian Andusti selama ...

error: Content is protected !!