Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Rusman: Seluruh APK Harus Dibersihkan

Rusman: Seluruh APK Harus Dibersihkan

BERSIHKAN APK: Tim dari salah satu Caleg DPRD Kabupaten Kepahiang di Dapil 2 membersihkan APK pada hari terakhir masa kampanye, Sabtu (13/4). (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepahiang, menegaskan kepada seluruh peserta Pemilu 2019, baik dari partai politik maupun tim pemenangan pasangan capres cawapres, agar segera membersihkan alat peraga kampanye (APK) miliknya. Pasalnya terhitung pagi ini sudah masuk dalam tahapan masa tenang, dimana seluruh peserta Pemilu 2019 tidak diperbolehkan melakukan kegiatan apapun terkait kampanye.

“Terhitung hari ini, para peserta Pemilu kita imbau untuk segera membersihkan APK dan bahan kampanyenya. Karena mulai besok (hari ini, red) sudah masuk masa tenang,” terang Ketua Bawaslu Kabupaten Kepahiang Rusman Sudarsono, SE.

Kendati mengimbau kepada para peserta Pemilu untuk membersihkan APK-nya, namun Rusman mengatakan pihaknya akan tetap melakukan pengawasan dan pengecekan atas APK yang ada di wilayah Kabupaten Kepahiang. Bahkan pihaknya juga akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian dari Polres Kepahiang dan Satpol PP Kabupaten Kepahiang, mengenai tindakan penertiban apabila masih ditemukan ada APK yang masih terpasang jelang masa tenang ini.

“Kita akan lakukan patroli pengawasan dengan melibatkan pihak-pihak terkait. Kita harap para peserta Pemilu bisa kooperatif dengan membersihkan sendiri APK-nya. Namun kalau memang ada yang belum dibersihkan, ya mau tak mau kami yang akan membersihkannya,” tegas Rusman.

Disisi lain, pantauan yang dilakukan RB pada sore hari kemarin (13/4) beberapa peserta Pemilu sudah mulai membersihkan APK miliknya yang terpasang di beberapa titik. Seperti APK milik calon legislatif DPRD Kabupaten Kepahiang dari PKB Nomor Urut 1 Dapil 2 Kepahiang (Merigi dan Ujan Mas), Tobhari Mu’ad, SH yang sudah tampak dibersihkan oleh tim pemenangannya.

Hasmullah, Koordinator Tim Pemenangan Tobhari Mu’ad mengungkapkan bahwa, pembersihan baleho dan beberapa APK tersebut dilakukan lantaran kesadaran dari pihaknya, dikarenakan masa kampanye Pemilu 2019 sudah berakhir. Hal ini juga sebagai bentuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa caleg tersebut memiliki kesadaran atas aturan yang berlaku saat ini.

“Ya kami harus membersihkan APK milik kami, karena kami sadar masa kampanye sudah berakhir. Ini bukti bahwa kami mentaati aturan yang berlaku dalam pesta demokrasi ini,” singkat Hasmullah.(sly)

Berita Lainnya

Bantuan Bedah Rumah,Tunggu SK Kementerian

KEPAHIANG – Kendati tahun 2019 ini Kabupaten Kepahiang mendapatkan bantuan bedah rumah untuk 1.500 unit ...

error: Content is protected !!