Selasa , 23 Juli 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Antisipasi Banjir Saat Hujan, Warga Minta Perbaikan Drainase

Antisipasi Banjir Saat Hujan, Warga Minta Perbaikan Drainase

TERGENANG: Tampak wilayah Pasar Kepahiang yang tergenang air akibat hujan deras. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG–  Sejumlah warga Kecamatan Kepahiang berharap ada perbaikan drainase di beberapa titik di wilayah Kecamatan Kepahiang. Pasalnya persoalan drainase ini merupakan sebuah persoalan klasik yang terjadi di wilayah Kecamatan Kepahiang.  Belakangan wilayah Kecamatan Kepahiang selalu terendam air apabila hujan lebat. Drainase yang ada saat ini, belum mampu menampung debit air yang mengalir ketika hujan deras mengguyur. Sehingga berdampak pada air yang mengalir di drainase meluap hingga ke jalan.

Seperti yang terjadi pada 10 April lalu, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kepahiang dan sekitarnya ada 6 titik lokasi yang tergenang air. Yakni jalan lintas Desa Tebat Monok, jembatan Musi I, Desa Permu, Kelurahan Pasar Kepahiang, Kelurahan Dusun Kepahiang, dan Kelurahan Kutorejo.

“Kalau hujan deras air meluap ke jalan, sebab kondisi jalan dan drainase terlalu kecil sehigga tak mampu menampung air,” ungkap Saparudin, salah satu warga Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang.

Ia berharap agar drainase yang ada saat ini agar bisa dilebarkan atau lebih didalamkan lagi. Agar air yang melintasi drainase mampu menampung aliran air hujan. “Tengoklah kalau hujan deras, air banyak meluap ke jalan, karena drainase tak mampu menampung derasnya air hujan yang mengalir,” kata Saparudin.

Serupa disampaikan Yusuf (43) warga Pasar Kepahiang, yang mengatakan persoalan drainase saat ini menjadi salah satu persoalan yang paling dikeluhkan oleh masyarakat. Terkhusus wilayah Pasar Kepahiang, jikalau hujan deras, maka air akan menggenang hingga masuk ke dalam tempat usaha warga.

“Tidak ada cara lain, kami terpaksa bergotongroyong membersihkan air yang menggenang dan drainase yang tersumbat. Namun selain itu kami juga berharap ada perhatian dari pemerintah menanggapi hal ini, jangan sampai setiap hujan deras masyarakat selalu terganggu aktivitasnya,” singkat Yusuf. (sly)

 

 

Berita Lainnya

Proyeksi Anggaran 2020 Defisit Rp 87,5 Miliar

KEPAHIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang, Senin(22/7) menyampaikan proyeksi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dalam ...

error: Content is protected !!