Selasa , 23 Juli 2019
Home / Metropolis / Bantuan Bibit Tani Diverifikasi Ulang

Bantuan Bibit Tani Diverifikasi Ulang

TUJUKKAN: Kasi Produksi Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Bengkulu, M.Rahman S.P melihat  areal persawahan yang ada di Kota Bengkulu dan berupaya agar para petani dapat menggarapnya dengan baik. (foto: yudi/rb)

BENGKULU – Tahun 2019 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) Kota Bengkulu akan segera menyalurkan bantuan benih padi. Pembagian tersebut diperkirakan akan dilakukan pada akhir april mendatang.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPHP) Linda Asmarni S.Pt.M.Si melalui Kasi Produksi M. Rahman S.P menjelaskan pembagian bibit masih terkendala, terkait adanya perbedaan luas lahan dengan data sebelumnya. Untuk itu pihaknya akan segera memverifikasi kembali terkait luas lahan areal persawahan agar datanya valid.

Hal itu dikarenakan agar tidak adanya pembagian bantuan bibit yang salah. Nantinya, bantuan bibit sendiri untuk perhektarnya mendapatkan bantuan 25 kg bibit padi. Setelah verifikasi selesai maka bibit padi akan segera disalurkan mengingat sudah akan memasuki musim tanam kembali. Bantuan tersebut akan disalurkan melalui kelompok tani(poktan) yang mana  jumlah poktan di Kota Bengkulu berkisar 30 poktan, dimana masing-masing poktan memiliki 15 sampai 20 anggota.

“Takut ada pemasalahan pembagian makanya kami Akan memverifikasi baru agar datanya valid, untuk bantuannya sendiri sebanyak 25 kg bibit persatu hektarnya,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, Potensi luas sawah di Kota Bengkulu berkisar kurang lebih 1423 hektare yang hanya terdapat di 7 kecamatan saja. Hal itu dikarenakan untuk 2 kecamatan yakni Ratu Samban dan Teluk Segara tidak ada lahan potensi sawah karena sudah padat penduduk.

Maka dari itu, Pemerintah saat ini terus melakukan pembinaan terhadap poktan yang ada agar dapat mempertahankan dan memanfaatkan areal persawahannya dengan baik sehingga tidak terjadi alihfungsi areal persawahan menjadi perumahan atau yang lainnya.

Untuk itu, pemerintah juga memberikan bantuan-bantuan yang merupakan upaya Pemerintah dalam memberikan rangsangan kepada petani agar areal persawahan bisa digarap secara optimal dan tak dibiarkan terbengkalai sehingga tidak adanya alihfungsi lahan.

“Ya terus membina poktan yang ada agar areal persawahan tidak berkurang tergusur oleh alihfungsi dengan pembangunan seperti perumahan atau yang lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah akan selalu memperhatikan petani dengan memberikan bantuan, pembinaan dan lainnya.  Untuk tahun ini ada bantuan lainnya juga kepada petani selain bibit padi. Untuk mesin, pihaknya sudah mengajukan power trasher yang dialokasikan sekitar 10 unit. Tak hanya itu, bantuan stimulant juga diberikan kepada para petani agar dapat memanfaatkan lahannya dengan baik.(cw1)

Berita Lainnya

2.500 Alat Tangkap Baby Lobster Dimusnahkan

BENGKULU – Sebelumnya, Lanal Bengkulu dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan ...

error: Content is protected !!