Selasa , 23 Juli 2019
Home / Metropolis / Korban DBD Bertambah, Dinkes Fogging Lagi

Korban DBD Bertambah, Dinkes Fogging Lagi

FOGGING: Petugas sedang melakukanfogging seluruh rumah di RT 11 RW 3 Kelurahan Lingkar Barat. Di RT ini, sudah 9 orang terkena DBD. (foto: ist/rb)

BENGKULU – Warga Kelurahan Lingkar Barat resah akan serangan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Seperti yang dirasakan warga di komplek perumahan Taman Gading Indah Lingkar Barat. Sampai saat ini sudah sembilan warga mereka yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terserang DBD.

Menanggapi hal tersebut, seluruh rumah dilokasi itu kemarin langsung diasapi tim fogging dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Susilawati, M. kes menjelaskan bahwa fogging tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat disana yang mana sudah sembilan warganya yang terkenda DBD.

Oleh karena itu pihaknya memberikan fogging gratis dan juga memberikan penyuluhan terkait pencegahan demam berdarah kepada warga disana. Fogging sendiri dilakukan untuk membantu memutuskan mata rantai nyamuk. Ia juga meminta masyarakat untuk dapat melakukan dan menjaga kebersihan lingkungan.

Ia juga menjelaskan akan menggalakkan gerakan serentak untuk melakukan 1 rumah dengan 1 pengawas jentik yang mana  gerakan serentak tersebut akan menguras menutup mengubur tempat yang terindikasi banyak jentik nyamuknya.

“Selain fogging yang dilakukan, penyuluhan terhadap pencegahan DBD juga kami laksanakan, kami meminta semua masyarakat wajib menjaga lingkungannya, gerakan 3M dan menanam tanaman pengusir nyamuk sangat penting,”jelasnya.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Beberapa gejala DBD yang perlu diwaspadai adalah demam mendadak tinggi, sakit kepala parah, nyeri sekujur tubuh dan nyeri sendi dan gejala lainnya.

“Masyarakat jangan takut datang ke puskemas terdekat maupun rumah sakit, apalagi saat ini sedang pasca DBD, datang dan periksalah kesehatan agar dapat dicegah sebelum membahayakan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua RT 11 RW 03 Lingkar Barat, Ermen Fanseri mengatakan beberapa hari lalu ada seorang lagi warganya yang terkena DBD dan terpaksa dibawa ke rumah sakit. Jadi, sudah ada sembilan orang yang terkena DBD yang mana kejadian tersebut membuat warga khawatir karena menyerang warganya secara bergiliran.

Ia menjelaskan bahwa wabah DBD tersebut mulai terjadi sejak pertengahan Maret lalu dan sampai saat ini masih terus terjadi. Hal itu jelas membuat warganya merasa panik dan cemas akan wabah DBD yang menyerang secara bergantian. Akan tetapi, ia sangat berterima kasih kepada Dinkes kota yang mana sudah memberikan penanganan untuk menanggulangi penyakit DBD.

Tak hanya itu saja, warga juga dibekali pengetahuan untuk pencegahan penyakit demam berdarah. “Ya ini merupakan fogging lanjutan yang mana korban DBD bertambah lagi 1 orang sehingga sudah ada 9 orang warga RT 11 yang terkena DBD dari pertengahan maret lalu,”tutupnya.(cw1)

Berita Lainnya

2.500 Alat Tangkap Baby Lobster Dimusnahkan

BENGKULU – Sebelumnya, Lanal Bengkulu dan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan ...

error: Content is protected !!